TRUNOJOYO-Tugas Akhir-23163-Abstrak.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (287kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-23163-cover.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (609kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-23163-Chapter 1.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (320kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-23163-Chapter 2.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (500kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-23163-Chapter 3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (680kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-23163-Chapter 4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (808kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-23163-Conclusion.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (201kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-23163-reference.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (325kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-23163-apendices.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (464kB)
Abstract
Pulau Putri adalah daratan kecil yang dikelilingi oleh laut dan terdapat diantara pulau-pulau kecil di sebelah Timur pulau Madura. Ekosietem lamun adalah salah satu ekosistem yang terdapat di perairan Pulau Putri. Berbagai macam biota laut hidup di sekitar ekosistem lamun salah satunya adalah Echinodermata yang berfungsi sebagai pemakan detritus. Pulau Putri dijadikan lokasi penelitian karena terdapat ekosistem lamun dan struktur komunitas Echinodermata. Penelitian ini dilakukan bertujuan untuk mengetahui persen penutupan lamun, struktur komunitas Echinodermata, hubungan persen penutupan lamun dan kepadatan Echinodermata di Pulau Putri, Desa Tonduk. Pengamatan lamun dan Echinodermata menggunakan transek 1m x 1m pada 3 titik pengamatan di setiap stasiun dan pada setiap titik menggunakan 10 transek tegak lurus garis pantai dengan membentangkan transek garis sepanjang 100 meter ke arah laut lepas. Lokasi penelitian ditentukan menggunakan metode purposive sampling. Lokasi penelitian dibagi menjadi 3 lokasi yakni stasiun 1 berada di sebelah Utara Pulau Putri dengan kondisi arus gelombang yang tenang karena dekat dengan kepulauan Ra’as dan pada stasiun ini terdapat banyak kegiatan manusia yakni dekat pemukiman masyarakat, budidaya rumput laut dan tempat berlabuhnya kapal nelayan. Stasiun 2 berada di sebelah Barat Pulau Putri dengan kondisi arus gelombang yang tenang karena berhadapan dengan kepulauan Ra’as dan terdapat namun jarang terdapat aktivitas manusia. Stasiun 3 berada di sebelah Selatan Pulau Putri dengan kondisi arus gelombang yang besar dan tidak terdapat akvitas manusia. Identifikasi jenis lamun dan Echinodermata berdasarkan buku Panduan Monitoring lamun (Rahmawati et al. 2014). Metode Analisa perbandingan dan hubungan menggunakan analisis One way Anova dan Correlations pada aplikasi SPSS untuk mengetahui perbedaan data setiap stasiun dan hubungan persen penutupan lamun dan kepadatan echinodermata. Hasil identifikasi diperoleh 3 spesies lamun yakni Thalasia hemprichii, Enhalus acoroides dan Halodule pinifolia dan 3 spesies Echinodermata yakni Diadema setosum, Linckia laevigata dan Protoreaster nodosus. Hasil persen penutupan lamun stasiun 1 dan 2 termasuk dalam kategori sedang dan stasiun 3 kategori rusak. Kepadatan Echinodermata dan persen penutupan lamun di perairan Pulau Putri, Kabupaten Sumenep memiliki hubungan yang lemah dengan nilai hubungan sebesar 0,293. Kondisi perairan di perairan Pulau Putri, Desa Tonduk, Kabupaten Sumenep tergolong dalam kondisi layak untuk ekosistem lamun.
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM NICKI FERI MARYADI GIRSANG |
| Department | Kelautan |
| Uncontrolled Keywords | Ekosistem Lamun, Echinodermata, Pulau Putri |
| Divisions | Fakultas Ilmu Kelautan > S1 - Ilmu Kelautan |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 19 Oct 2026 12:06 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 16:46 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/3423 |
