TRUNOJOYO-Tugas Akhir-22021-Abstract_TOC.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (727kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-22021-Cover.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (7MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-22021-Chapter 1.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (712kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-22021-Chapter 2.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (714kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-22021-Chapter 3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (714kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-22021-Conclusion.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (714kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-22021-References.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (714kB)
Abstract
ABSTRAK
Masalah perumusan dalam UU ITE membuktikan bahwasanya masih banyak tersimpan masalah yuridis dalam aturan tersebut. Salah satunya berkaitan dengan masalah perumusan atau formulasi pencemaran nama baik, fitnah, penghinaan dan pengancaman yang dilakukan menggunakan media online. Hal ini menunjukkan bahwasanya perumusan dalam permasalahan ini belum juga terselesaikan, dikarenakan tidak adanya kualifikasi delik didalamnya mengenai kejahatan atau pelanggaran. Permasalahan ini menjadi sangat menarik untuk diteliti karena tidak adanya pengkualifikasian didalamnya dengan rumusan apa masalah yuridis yang terdapat dalam perumusan/formulasi pencemaran nama baik dan/atau fitnah serta pengancaman menggunakan media internet di Indonesia.
Metode penelitian yang digunakan adalah yuridis normatif, penelitian yuridis normatif adalah penelitian hukum yang dilakukan dengan cara meneliti bahan kepustakanaan atau data sekunder. Adapun pendekatan yang digunakan adalah pendekatan Perundang-undangan dan pendekatan konsep. Pendekatan Perundang-undangan adalah pendekatan yang dilakukan dengan cara menelaah peraturan Perundang-undangan yang berkenaan dengan permasalahan yang sedang diangkat. Sedangkan Pendekatan konsep adalah pendekatan yang dilakukan dengan cara menganalisa konsep-konsep yang melatar belakanginya.
Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwasanya masalah yuridis dalam perumusan atau formulasi pencemaran nama baik, fitnah, penghinaan dan pengancaman menggunakan UU ITE ialah Pertama, ketiadaan penjabaran lebih lanjut mengenai batasan perbuatan pencemaran nama baik, penghinaan dan pengancaman. Ketiadaan tersebut menimbulkan konsekuensi yuridis pada penerapan pasal 27 ayat (3) dan (4) UU ITE pada kasus-kasus yang konkrit. Kedua, ketentuan bahwa batasan istilah tersebut mengacu pada KUHP. Pengacuan batasan istilah tersebut pada KUHP akan berkonsekuensi pada ketidak sinkronan dalam penerapan Pasal 27 ayat (3) dan (4) UU ITE, serta berkonsekuensi pada kebingungan dalam penjatuhan pidananya.
Kata kunci :Masalah Yuridis, Pencemaran Nama Baik, Pengancaman.
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM ACH. LUTFI ALQADRI |
| Department | Ilmu Hukum |
| Uncontrolled Keywords | Masalah Yuridis, Pencemaran Nama Baik, Pengancaman. |
| Divisions | Fakultas Hukum > S1 - Ilmu Hukum |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 18 Oct 2026 19:24 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 17:25 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/34219 |
