TRUNOJOYO-Tugas Akhir-22003-ABSTRACT.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (12kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-22003-Cover Haris.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (4MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-22003-CHAPTER 1.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (673kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-22003-CHAPTER 2.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (707kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-22003-CHAPTER 3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (558kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-22003-CHAPTER 4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (149kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-22003-CONCLUSION.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (149kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-22003-REFERENCES.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (388kB)
Abstract
Tidak adanya kepastian hukum atas ketidakadilan yang menimpa pemain terkait pembayaran gaji yang hanya sebagian dan tidak sesuai dengan kesepakatan awal perjanjian. Oleh karena itu, tujuan penulisan skripsi ini adalah untuk mengetahui kejelasan mengenai Surat Keputusan Nomor SKEP/69/XI/2020 sebagai pemotongan gaji pemain sepak bola liga Indonesia, dan untuk mengetahui terkait Langkah yang ditempuh dalam upaya perlindungan hukum terkait pembayaran gaji pemain di masa pandemi covid-19. Metode penelitian ini menggunakan penelitian hukum normatif dengan menggunakan pendekatan perundang-undangan (statute approach).
Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa Surat Keputusan PSSI Nomor SKEP/69/XI/2020 tidak dapat dijadikan alasan pemotongan gaji pemain sepakbola hal tersebut terdapat pertentangan terhadap regulasi FIFA Circular No. 1714 COVID-19 Football Regulatory Issues atas referensi dari WHO mengenai pandemi COVID-19 terkait isi kontrak penggajian sepakbola harus disepakati oleh semua pihak agar dapat diambil keputusan yang objektif dan adil bagi semua pihak. Sedangkan dalam hal pemutusan pemangkasan gaji pemain di Indonesia sendiri di putuskan sepihak oleh PSSI tanpa mengindahkan hak-hak dan aspirasi pemain selaku pekerja dalam sepakbola. Disamping itu keputusan tersebut dinilai melanggar hak-hak pekerja sesuai yang termaktub dalam UU Ketenagakerjaan.
Hukum belum memberikan kepastian terkait perlindungan hak pemain dalam aspek penggajian di masa pandemi ini mengingat hingga saat ini belum ada tindak lanjut dari pemerintah untuk menangani terkait penggajian tersebut. Namun jika didasarkan pada UU Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan seharusnya hal tersebut melanggar hak pekerja, dan bilamana terjadi sengketa terkait olahraga maka diputuskan berdasar substansi Pasal 88 Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2005 tentang Sistem Keolahragaan Nasional yakni dapat ditempuh dengan jalan musyawarah mufakat oleh induk organisasi cabang olahraga yakni PSSI, Arbitrase, dan Peradilan.
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM HARIS RYAN RIFANDA |
| Department | Ilmu Hukum |
| Uncontrolled Keywords | Hak Gaji; Pemain Sepak Bola Liga Indonesia; Perlindungan Hukum |
| Divisions | Fakultas Hukum > S1 - Ilmu Hukum |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 18 Oct 2026 19:06 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 17:25 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/34146 |
