TRUNOJOYO-Tugas Akhir-40864-Abstract.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (313kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-40864-Cover.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (3MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-40864-Chapter1.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (330kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-40864-Chapter2.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (365kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-40864-Chapter3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (216kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-40864-Chapter4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (320kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-40864-Chapter5.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (682kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-40864-Conclusion.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (203kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-40864-References.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (198kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-40864-Appendices.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
Abstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih kuatnya praktik tradisi BenrnGhiben dalam masyarakat Madura, khususnya di Desa Gedugan, Kecamatan GilirnGenting, Kabupaten Sumenep, sebagai bagian dari rangkaian pernikahan sekaligusrnpraktik sosial yang memuat nilai kewajiban, kehormatan, dan relasi antarkeluarga.rnPenelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan praktik Ben Ghiben sertarnmenganalisis perannya dalam membentuk relasi timbal balik, kewajiban sosial, danrnpengakuan antarkeluarga. Metode yang digunakan adalah kualitatif denganrnpendekatan deskriptif melalui teknik pengumpulan data berupa wawancara,rnobservasi, dan dokumentasi, dengan analisis menggunakan perspektif teori The Giftrndari Marcel Mauss. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Ben Ghiben merupakanrntradisi pemberian perlengkapan rumah tangga dan barang bernilai ekonomi darirnpihak laki-laki kepada pihak perempuan setelah pernikahan. Tradisi ini dimaknairnsebagai bentuk tanggung jawab, penghormatan, dan kesiapan membangun rumahrntangga serta berfungsi memperkuat hubungan sosial antarkeluarga. Penelitianrnmenemukan adanya mekanisme pertukaran sosial berupa kewajiban memberi,rnmenerima, dan membalas yang membentuk hubungan timbal balik antarkeluarga.rnSelain itu, Ben Ghiben telah berkembang menjadi standar sosial yang kuat dalamrnmasyarakat Desa Gedugan, di mana jenis dan nilai barang yang diberikan seringrnkali menjadi ukuran kemampuan ekonomi, kehormatan, dan status sosial keluarga.rnTemuan ini menunjukkan bahwa Ben Ghiben tidak hanya berfungsi sebagairnmekanisme pertukaran sosial, tetapi juga sebagai sarana pembentukan pengakuanrndan status sosial dalam masyarakat.
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM KURATUL AINI |
| Department | Sosiologi |
| Uncontrolled Keywords | Ben Ghiben, pertukaran sosial, masyarakat Madura, pernikahan adat, Marcel Mauss |
| Divisions | Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Budaya > S1 - Sosiologi |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 18 Oct 2026 18:52 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 17:25 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/34088 |
