TRUNOJOYO-Tugas Akhir-21986-Abstract.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (188kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-21986-Cover.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (680kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-21986-Chapter 1.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (407kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-21986-Chapter 2.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (547kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-21986-Chapter 3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (509kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-21986-Chapter 4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (599kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-21986-Conclusion.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (188kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-21986-References.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (270kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-21986-Appendices.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (254kB)
Abstract
Latifatus Sakinah, Analisis Kemandirian Keuangan Daerah di Madura Tahun 2015-2019 (Studi Kasus Empat Kabupaten di Madura). Dibawah bimbingan Bondan Satriawan, S.E., M.Econ.St.
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat rasio kemampuan keuangan daerah Empat Kabupaten di Madura dengan jangka waktu lima tahun mulai dari tahun 2015-2019. Pendekatan penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif dengan menggunakan data sekunder serta analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah Analisis Keuangan daerah. Kesimpulan penelitian ini
adalah bahwa keempat Kabupaten di Madura berdasarkan Rasio Derajat Desentralisasi Fiskal dapat dikatakan bahwa Pemerintah Daerah masih bergantung pada pemerintah pusat, untuk Rasio Kemandirian Keuangan Daerah
dapat dikatakan bahwa ketergantungan terhadap pemerintah pusat masih tinggi.
Jika dilihat berdasarkan Rasio Efektifitas Dan Efesiensi daerah diketahui bahwa efektivitas keuangan daerah keempat Kabupaten di Madura cukup efektif,
sedangkan efesiensi keuangan dapat dikatakan sangat kurang efesien. Kemudian pada Rasio Aktivitas Belanja Daerah Empat Kabupaten di Madura lebih banyak
menganggarkan dana untuk realisasi belanja langsung yang lebih tinggi dibandingkan dengan belanja tidak langsung. Sehingga dapat dikatakan tingkat kemandirian keuangan daerah pada keempat kabupaten di Madura masih kurang
karena dalam pelaksanaan otonomi daearah masi didominasi adanya campur tangan pemerintah pusat. Selain itu berdasarkan perbandingan antara keempat Kabupaten di Madura dengan kondisi umum di Jawa Timur dapat diketahui bahwa kontribusi dari keempat Kabupaten di Madura masih rendah dan Apabiladibandingkan antara keempat Kabupaten di Madura maka, tingkat kemandirian keuangan daerah Kabupaten Pamekasan berada pada posisi pertama, lalu pada
posisi kedua Kabupaten Sampang dan ketiga Kabuapaten Bangkalan dan Sumenep.
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM LATIFATUS SAKINAH |
| Department | Ekonomi Pembangunan |
| Uncontrolled Keywords | Keuangan Daerah;Desentralisasi;Efektivitas;Efesiensi;Belanja Daerah |
| Divisions | Fakultas Ekonomi dan Bisnis > S1 - Ekonomi Pembangunan |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 18 Oct 2026 18:49 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 17:25 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/34081 |
