TRUNOJOYO-Tugas Akhir-21982-Abstract.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (746kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-21982-Cover.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-21982-Chapter 1.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (737kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-21982-Chapter 2.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (729kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-21982-Chapter 3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (723kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-21982-Conclusion.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (728kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-21982-References.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (728kB)
Abstract
ABSTRAK
Korupsi merupakan perbuatan buruk yang sangat dibenci oleh banyak masyarakat, tidak hanya masyarakat dan seluruh bangsa Indonesia yang sangat membenci tindakan korupsi melainkan juga dengan masyarakat pada bangsa-bangsa di seluruh dunia. Terlebih jika perbuatan korupsi sudah masuk kedalam ruang lingkup pendidikan yang akan berdampak pada rusaknya pendidikan serta moral para penerus bangsa. Korupsi pada bidang pendidikan sudah menyebar luas di daerah pendidikan Kabupaten Sumenep, ditemukan suatu indikasi terjadinya perbuatan korupsi di bidang pendidikan dengan berbagai macam modus operandi yang dilakukan. Sehingga dalam hal ini tujuan penelitian untuk mengeksplorasi dan mengiventarisasi apa saja faktor-faktor penyebab terjadinya tindak pidana korupsi di bidang pendidikan di Kabupaten Sumenep.
Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian hukum empiris, dengan menggunakan pendekatan yuridis empiris dan pendekatan perundang-undangan. Lokasi penelitian dilakukan di dua lokasi yaitu Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep dan Kepolisian Resort Sumenep. Bahan hukum primer dan sekunder adalah responden berupa wawancara terstruktur, buku-buku, karya ilmiah, jurnal-jurnal serta bahan hukum lainnya. Kemudian keseluruhan bahan hukum dianalisis dengan menggunakan metode analisis deskriptif kualitatif.
Berdasarkan hasil dari penelitian yang telah dilakukan, ada beberapa poin yang ditemukan dari penelitian ini adalah: (1) Tindak pidana korupsi di bidang pendidikan dilakukan oleh oknum yang berada dalam sistem dan institusi pendidikan tersebut, yakni penyelenggara pendidikan itu sendiri; (2) Faktor-faktor penyebab terjadinya korupsi di bidang pendidikan di Kabupaten Sumenep, antara lain karena lemahnya pengawasan terhadap sekolah, khususnya yang terletak di kepulauan yang letaknya berjauhan dengan pulau induk yang merupakan hambatan letak geografis, sistem, lingkungan, serta dorongan ekonomi. Beberapa faktor ini menunjukkan adanya kondisi anomie atau tidak berfungsinya secara optimal norma-norma hukum yang ada terkait dengan pemberantasan korupsi di sektor pendidikan di kabupaten Sumenep ini dan teori differential association merupakan suatu perilaku masyrakat melakukan perbuatan kriminal yang diakibatkan oleh lingkungan sosial yang berbeda dimana lingkungan tersebut dipengaruhi oleh interaksi atau komunikasi dengan masyarakat yang melakukan kejahatan
Kata Kunci : Tindak Pidana Korupsi, Faktor-Faktor Penyebab, Pendidikan
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM IGA DWI PERMANA |
| Department | Ilmu Hukum |
| Uncontrolled Keywords | Tindak Pidana Korupsi, Faktor-Faktor Penyebab, Pendidikan |
| Divisions | Fakultas Hukum > S1 - Ilmu Hukum |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 18 Oct 2026 18:45 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 17:25 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/34067 |
