TRUNOJOYO-KP-32103-210331100015-Laporan PKL.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (2MB)
Abstract
PT. Eka Timur Raya (ETIRA) adalah perusahaan swasta. PT Eka Timur
Raya didirikan pada tahun 1999. Lokasi produksi PT Eka Timur Raya terletak
sekitar 65 km dari kota pelabuhan Surabaya yang juga merupakan bandara
internasional terdekat. PT. Eka Timur Raya bergerak dalam industri makanan
(jamur, tuna, mie instan makanan ringan), tekstil, real estate, eksplorasi minyak,
pertambangan dan perdagangan. Produksi jamur di PT. Eka Timur Raya
digunakan untuk memenuhi kebutuhan pasar lokal serta ekspor ke beberapa
negara di Timur Tengah, Amerika Serikat, dan Jepang. PT. Eka Timur Raya
memproduksi jamur kaleng dengan kapasitas lebih dari 12,6 ton jamur kancing
segar tiap harinya produk jamur dikemas dalam kaleng dengan ukuran 4 oz, 8 oz
dan 68 oz. Jamur kancing yang dikemas dalam kaleng terbagi menjadi 3 jenis yaitu
whole, slice dan MSP (Mushroom Stems Pieces)
Produk jamur dengan jenis jamur whole yaitu jenis jamur yang disajikan
secara utuh dalam kaleng. Bentuk jamur kancing whole yaitu bentuk jamur kancing
yang belum mekar dan jenis jamur ini disebut jamur KW 1. Produk jamur dengan
jenis jamur slice dan MSP yaitu jenis jamur yang disajikan secara teriris. Jamur
kancing yang diiris ini merupakan jenis jamur yang sudah mekar yang disebut
jamur KW 2.
Pengemasan merupakan pembungkusan atau pengepakan bahan pangan
atau makanan dan termasuk salah satu upaya pengawetan makanan, karena
pengemasan dapat memperpanjang umur simpannya. Pengemasan merupakan
wadah yang dapat mencegah ataupun mengurangi adanya kerusakan pada bahan
yang dikemas. Kemasan juga dapat diartikan sebagai sebuah bungkus dengan
berbagai jenis material guna sebagai pelindung barang dagangan. Beberapa
fungsi dari kemasan diantaranya yaitu fungsi proteksi yang mana kemasan harus
mampu memberikan perlindungan fisik terhadap oksigen, air, debu dan
sebagainya. Kedua fungsi keamanan yang mana kemasan tersebut telah teruji
dengan baik bagi keamanan konsumen. artinya pembungkus/kemasan tidak dapat
mencemari atau meracuni isi produk didalamnya secara kimiawi. Ketiga fungsi
informasi dan identitas yang mana kemasan yang ideal sebaiknya memberikan
informasi yang sesuai dan dibutuhkan kepada khalayak, baik secara verbal
maupun visual serta terdapat merk atau nama dari produk tersebut sebagai
pembeda dan identitas produk. Keempat fungsi marketing yang mana fungsi ini
diperlukan kepekaan desainer terhadap kebutuhan dan keinginan khalayak.
Kelima fungsi estetik yang mana fungsi ini mencakup tata letak, warna, font yang
harus proporsional agar mendapat daya tarik komsumen (Nugraheni, 2018).
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM SYAHDA NABILATUL CAMELIA |
| Department | Teknologi Industri Pertanian |
| Uncontrolled Keywords | Jamur ; Pengemasan Produk Pangan ; Jenis Pengemas ; Klasifikasi Kemasan ; Fungsi Kemasan ; Mesin Peralatan Pengemas |
| Divisions | Fakultas Pertanian > S1 - Agroteknologi |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 18 Oct 2026 18:32 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 17:25 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/34014 |
