TRUNOJOYO-Tugas Akhir-32751-ABSTRACT.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (184kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-32751-COVER.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (533kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-32751-CHAPTER 1.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (191kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-32751-CHAPTER 2.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (357kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-32751-CHAPTER 3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (487kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-32751-CHAPTER 4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (2MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-32751-CONCLUSION.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (139kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-32751-REFERENCES.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (215kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-32751-APPENDICES.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
Abstract
Kenaikan muka air laut merupakan fenomena global yang mengancam kawasan pesisir. Dampak dari kenaikan muka air laut salah satunya dapat mengurangi luasan daratan dan hilangnya pulau-pulau kecil. Kepulauan yang perlu diperhatikan kerentanan wilayah pesisirnya yaitu Kepulauan Karimunjawa. Karimunjawa merupakan salah satu Taman Nasional yang ada di Indonesia yang memiliki keanekaragaman hayati dan non hayati serta menjadi pusat pariwisata sehingga perlu adanya penelitian tentang kerentanan pesisir di lokasi tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan gambaran sekilas tentang tingkat kerentanan pesisir di Taman Nasional Karimunjawa. Lokasi penelitian berada di 5 Pulau berpenghuni menggunakan metode pendekatan Exposure Index bagian dari InVEST (Integrated Valuation of Ecosystem Services and Tradeoffs) yang menitik beratkan pada habitat alam (mangrove, terumbu karang dan lamun), geomorfologi, tipe garis pantai dan parameter oseanografi. Kerentanan pesisir Pulau Karimunjawa mengalami kerentanan sedang (12,7 km), Pulau Kemujan menempati peringkat sangat rendah (13,3 km), Pulau Parang tingkat kerentanan sangat tinggi (5,13 km), Pulau Nyamuk tingkat kerentanan sedang (1,65 km) dan untuk pesisir Pulau Genting memiliki tingkat kerentanan sangat tinggi (2,68 km). Berdasarkan zonasi TNKJ sebaran kerentanan pesisir di Zona Inti menunjukkan kerentanan rendah (35%), Zona Rimba dengan kerentanan sangat rendah (54%), Zona Rehabilitasi menempati peringkat kerentanan rendah (34%), Zona Budidaya Bahari memiliki tingkat kerentanan sangat tinggi (43%), Zona Pemanfaatan Darat menempati peringkat kerentanan sangat rendah (45%), Zona Pemanfaatan Bahari menunjukkan tingkat kerentanan tinggi (27%), Zona Tradisional Perikanan menunjukkan tingkat kerentanan sangat rendah (22%), Zona Religi dan Budaya menempati tingkat kerentanan sangat rendah (77%).
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM HANIFAH RATNA WULAN HAPANDI |
| Department | Kelautan |
| Uncontrolled Keywords | Kerentanan Pesisir Exposure Index Taman Nasional Karimunjawa |
| Divisions | Fakultas Ilmu Kelautan > S1 - Ilmu Kelautan |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 19 Oct 2026 12:06 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 16:46 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/3401 |
