PROSES PRODUKSI RAJUNGAN KALENG DI PT. PAN PUTRA SAMUDRA KABUPATEN REMBANG, JAWA TENGAH

HANANIYAH (2024) PROSES PRODUKSI RAJUNGAN KALENG DI PT. PAN PUTRA SAMUDRA KABUPATEN REMBANG, JAWA TENGAH. S1 thesis, Universitas Trunojoyo Madura.
[thumbnail of TRUNOJOYO-KP-32098-210331100080-Laporan PKL.pdf] PDF
TRUNOJOYO-KP-32098-210331100080-Laporan PKL.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (2MB)

Abstract

Rajungan (Portunus pelagicus) adalah salah satu jenis komoditas dengan
potensi pertumbuhan yang besar. Salah satu produk ekspor utama Indonesia
adalah portunus pelagicus atau rajungan biru. Rajungan ini memiliki daging yang
sangat enak dan dapat diolah menjadi berbagai macam masakan, sehingga
hewan ini sangat diminati para pencinta seafood (Fitrian, 2018). Rajungan atau
ketam ini mempunyai kandungan gizi yang tinggi. Menurut Supriadi et al (2019)
daging rajungan memiliki kandungan gizi yang tinggi, terutama kandungan protein
yaitu 17,7%, sehingga dapat memberikan asupan protein yang cukup bagi tubuh
(Herbowo et al., 2016). Selain itu seiring dengan berjalannya waktu, permintaan
pasar akan produk setengah jadi atau produk-produk frozen food ini semakin
meningkat dikarenakan beberapa faktor yang ditimbulkan oleh masyarakat. Salah
satu faktor tersebut ialah faktor waktu, karena masyarakat saat ini hanya
menginginkan yang praktis dan cepat tanpa membutuhkan waktu yang lama. Hal
inilah yang membuat rajungan kaleng menjadi salah satu barang ekspor yang
paling populer (Syah dan Pramono, 2019).
PT. Pan Putra Samudra merupakan salah satu industri yang bergerak
dalam bidang perikanan dengan produk unggulan daging rajungan pasteurisasi
dalam kaleng. Rajungan kaleng merupakan salah satu produk perikanan yang
memiliki nilai ekspor tinggi. Menurut data Badan Pusat Statistik, ekspor rajungan
pada tahun 2021 mencapai 561 ribu ton. Hal ini juga sejalan dengan meningkatnya
permintaan pasar terhadap rajungan kaleng mengharuskan perusahaan
memproduksi produk dengan cepat dan benar. Namun, dalam produksi rajungan
kaleng sering kali ditemukan produk defect atau tidak memenuhi standar mutu.
Standar mutu pangan merupakan hal yang sangat penting diperhatikan dalam
industri pangan termasuk industri perikanan (Hasibuan et al., 2024).

Item Type Thesis (Skripsi)
Thesis Type S1
Creators
Creators
NIM
HANANIYAH
Department Teknologi Industri Pertanian
Uncontrolled Keywords Rajungan; Makanan Setengah Jadi; Proses Produksi; Tenaga Kerja
Divisions Fakultas Pertanian > S1 - Agroteknologi
Additional Information elib mass import
Depositing User Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id
Date Deposited 18 Oct 2026 18:31
Last Modified 24 Oct 2026 17:25
URI https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/34006

Actions (login required)

View Item
View Item