TRUNOJOYO-Tugas Akhir-6242-ABSTRAK.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (10kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-6242-COVER.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (389kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-6242-CHAPTER 1.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (15kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-6242-CHAPTER 2.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (27kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-6242-CHAPTER 3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (144kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-6242-CHAPTER 4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (3MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-6242-CHAPTER 5.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (6kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-6242-REFERENCES.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (92kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-6242-APPENDICES.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (666kB)
Abstract
ABSTRAK
Pada proses pembuatan tepung gathotan banyak faktor yang akan mempengaruhi misalnya suhu ruangan inkubasi, kelembaban dari bahan bakunya, pH dari singkong dan sebagainya. Akan tetapi dalam pembuatan gathotan masih sering terjadi banyak kegagalan karena kondisi proses yang tidak terstandar. Oleh karena itu, diperlukan penelitian untuk mengkaji kondisi fermentasi terbaik bagi pertumbuhan jamur Botryodiplodia sp. dalam proses pembuatan gathotan. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui faktor-faktor yang berpengaruh dalam proses pembuatan gathotan. Faktor-faktor yang dikaji adalah suhu penyimpanan, konsentrasi inokulum, lama pengeringan, lama penyimpanan dan lama perendaman sehingga tercipta kondisi fermentasi gathotan yang sudah terstandar. Penelitian ini terdiri dari 5 faktor dan 5 level. Faktor yang pertama adalah lama inkubasi (2, 3, 4, 5 dan 6) hari, faktor yang kedua adalah konsentrasi inokulum (2, 3, 4, 5 dan 6) %, faktor yang ketiga adalah lama pengeringan (0, 1, 2, 3 dan 4) jam, faktor yang keempat adalah lama perendaman (0, 12, 24, 36 dan 48) jam dan faktor yang terakhir adalah suhu inkubasi (27, 30, 35, 37 dan 40) oC. Analisa data hasil penelitian menggunakan metode Respons Surface Methode (RSM) dengan desain yang digunakan Box and Behnken. Dari hasil penelitian yang telah dilakukan, kesimpulan yang dapat diambil adalah bahwa kondisi fermentasi optimum bagi pertumbuhan jamur B. theobromae dalam pembuatan gathotandipengaruhi secara nyata oleh suhu inkubasi, konsentrasi inokulum, dan lama inkubasi.Suhu inkubasi mempengaruhi pH, konsentrasi inokulum dan lama inkubasi mempengaruhi tingkat kolonisasi jamur. Kondisi optimum untuk pertumbuhan jamur Botryodiplodia adalah suhu inkubasi 40,00 °C, lama pengeringan 4 jam, konsentrasi inokulum 2%, lama perendaman 48 jam dan lama inkubasi 2,5 hari.
Kata kunci:jamur Botryodiplodia sp., suhu, inokulum, pengeringan, inkubasi, perendaman.
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM NOVIA NAVA |
| Department | Teknologi Industri Pertanian |
| Uncontrolled Keywords | Jamur Botryodiplodia sp. ; Suhu ; Inokulum ; Pengeringan ; Inkubasi ; Perendaman. |
| Divisions | Fakultas Pertanian > S1 - Agroteknologi |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 19 Oct 2026 12:06 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 16:46 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/3393 |
