TRUNOJOYO-Tugas Akhir-40826-Abstract.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (261kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-40826-Cover.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (816kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-40826-Chapter1.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (216kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-40826-Chapter2.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (436kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-40826-Chapter3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (254kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-40826-Chapter4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (398kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-40826-Conclusion.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (163kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-40826-References.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (190kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-40826-Appendices.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
Abstract
Ulat grayak (Spodoptera litura) merupakan salah satu hama penting pada tanaman budidaya karena dapat menyebabkan kerusakan daun hingga menurunkan hasil panen. Pengendalian hama yang selama ini banyak dilakukan petani adalah menggunakan insektisida sintetik. Namun, penggunaan insektisida sintetik secara terus-menerus dapat menimbulkan dampak negatif bagi lingkungan, kesehatan manusia, serta menyebabkan hama menjadi resisten. Oleh karena itu, diperlukan alternatif pengendalian yang lebih aman dan ramah lingkungan, salah satunya melalui pemanfaatan insektisida nabati dari berbagai jenis rimpang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh ekstrak rimpang temulawak, jahe, kencur, kunyit, dan lengkuas merah terhadap penghambatan makan dan mortalitas ulat grayak (Spodoptera litura). Penelitian dilakukan menggunakan metode eksperimen dengan perlakuan ekstrak rimpang pada konsentrasi 7%, 14%, 21%, dan 28%, serta kontrol tanpa perlakuan. Pengaplikasian dilakukan dengan metode celup pakan menggunakan daun pakcoy yang diberikan pada larva instar 2 Spodoptera litura. Parameter yang diamati meliputi penghambatan makan, mortalitas larva, nilai Lethal Concentration (LC50 dan LC90), serta Lethal Time (LT50 dan LT90). Data dianalisis menggunakan analisis probit dengan bantuan software SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh ekstrak rimpang mampu menghambat aktivitas makan dan meningkatkan mortalitas larva Spodoptera litura. Perlakuan ekstrak kunyit konsentrasi 28% memberikan hasil terbaik dengan penghambatan makan sebesar 70% dan mortalitas larva mencapai 93%. Hasil analisis probit menunjukkan bahwa ekstrak kunyit memiliki tingkat toksisitas paling tinggi dengan nilai LC50 sebesar 9,884% dan LC90 sebesar 23,274%, sedangkan ekstrak lengkuas merah memiliki waktu kerja tercepat dalam mematikan larva dengan nilai LT50 sebesar 5,511 hari dan LT90 sebesar 10,774 hari. Kandungan senyawa metabolit sekunder seperti alkaloid, flavonoid, dan tanin diduga berperan dalam menghambat aktivitas makan serta menyebabkan kematian larva Spodoptera litura.
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM INDRIYANI |
| Department | Agroekoteknologi |
| Uncontrolled Keywords | insektisida nabati, mortalitas larva., penghambatan makan, Spodoptera litura |
| Divisions | Fakultas Pertanian > S1 - Agroekoteknologi |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 18 Oct 2026 18:09 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 17:25 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/33908 |
