TRUNOJOYO-Thesis-40821-Chapter3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (383kB)
TRUNOJOYO-Thesis-40821-Chapter4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (77kB)
TRUNOJOYO-Thesis-40821-Chapter5.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (2MB)
TRUNOJOYO-Thesis-40821-Conclusion.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (81kB)
TRUNOJOYO-Thesis-40821-Chapter2.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (656kB)
TRUNOJOYO-Thesis-40821-Chapter1.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (240kB)
TRUNOJOYO-Thesis-40821-Abstract.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (178kB)
TRUNOJOYO-Thesis-40821-Cover.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
TRUNOJOYO-Thesis-40821-References.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (230kB)
TRUNOJOYO-Thesis-40821-Appendices.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
Abstract
Faizal Djafrihansah, 250811100024 Program Magister Pengelolaan Sumber Daya Alam, Program Pascasarjana Universitas Trunojoyo Madura, Bangkalan, 19 Juni 2026, “Evaluasi Dampak Program Sekolah Lapang Pengelolaan Tanaman Terpadu terhadap Keberlanjutan Usahatani Padi di Kabupaten Sumenep: Perspektif Ekonomi, Sosial dan Lingkungan”, Komisi Pembimbing, Ketua Dr. Teti Sugiarti, M.Si Anggota Dr. Agr. Eko Setiawan, S.P., M.Si.rnSekolah Lapang Pengelolaan Tanaman Terpadu (SLPTT) merupakan pendekatan pembelajaran partisipatif yang dirancang untuk meningkatkan kemampuan petani dalam menerapkan teknologi usahatani secara efektif sesuai dengan kondisi spesifik lokasi. Keberhasilan SLPTT sebagai program peningkatan kapasitas petani tidak cukup diukur dari tercapai atau tidaknya peningkatan produktivitas padi. Peningkatan hasil panen dapat bersifat sementara apabila tidak diikuti dengan peningkatan pendapatan petani, efisiensi biaya produksi, penguatan kapasitas sosial dan kelembagaan, kemandirian petani dalam pengambilan keputusan, serta penerapan praktik budidaya yang ramah lingkungan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain evaluatif before-after retrospektif. Lokasi penelitian mencakup empat kecamatan, yaitu Ambunten, Ganding, Manding, dan Kota Sumenep, dengan jumlah responden sebanyak 120 petani peserta SLPTT. Data dikumpulkan melalui kuesioner, wawancara, observasi, dokumentasi, catatan kelompok tani, dan verifikasi penyuluh. Analisis data dilakukan secara deskriptif dan menggunakan Structural Equation Modeling–Partial Least Squares (SEM-PLS).rnHasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan SLPTT berjalan baik dengan capaian implementasi tinggi hingga sangat tinggi. Skor rata-rata sosialisasi sebesar 4,63, peran penyuluh 4,56, konsistensi sekolah lapang 4,50, efektivitas pembelajaran 4,25, dan rembuk tani 4,13. Pengetahuan petani meningkat sebesar 112% di Kota Sumenep, 87% di Ambunten, 41% di Ganding, dan 30% di Manding.rnProgram SLPTT mendorong perubahan praktik usahatani. Penggunaan pupuk organik meningkat dari 96,42 kg/ha menjadi 323,08 kg/ha, pupuk urea menurun dari 324,13 kg/ha menjadi 217,69 kg/ha, dan pestisida kimia menurun dari 5,09 liter/ha menjadi 3,84 liter/ha. Produktivitas padi meningkat dari 53,09 ku/ha menjadi 64,09 ku/ha, pendapatan naik dari Rp23,06 juta menjadi Rp31,84 juta, sedangkan biaya produksi menurun sekitar 5,40%.rnHasil SEM-PLS menunjukkan bahwa SLPTT berpengaruh signifikan terhadap dimensi ekonomi, sosial, dan lingkungan. Namun, keberlanjutan usahatani terutama dipengaruhi oleh dimensi lingkungan dengan koefisien 0,540 dan ekonomi sebesar 0,504, sedangkan dimensi sosial tidak berpengaruh signifikan. Nilai R-square keberlanjutan sebesar 0,830 menunjukkan bahwa model mampu menjelaskan 83,0% variasi keberlanjutan usahatani padi.rnFaktor yang mendukung keberlanjutan penerapan hasil SLPTT antara lain dukungan kelembagaan dari BPP dan Dinas Pertanian, tingginya antusiasme petani dalam mengikuti pembelajaran lapang, kesesuaian teknologi dengan kondisi agroekosistem setempat, serta keterlibatan aktif penyuluh dan tokoh tani. Di sisi lain, faktor penghambat meliputi potensi menurunnya motivasi petani setelah program berakhir, keterbatasan akses terhadap sarana produksi alternatif, anggapan bahwa SLPTT hanya merupakan kegiatan proyek sementara, serta ketergantungan sebagian petani terhadap bantuan program.rnSecara keseluruhan, penelitian ini menyimpulkan bahwa Program SLPTT memberikan kontribusi yang signifikan terhadap keberlanjutan usahatani padi di Kabupaten Sumenep. Kontribusi tersebut terutama terjadi melalui peningkatan efisiensi ekonomi dan penerapan praktik budidaya yang lebih ramah lingkungan. Oleh karena itu, keberlanjutan Program SLPTT perlu didukung melalui pendampingan setelah program selesai, penguatan kelembagaan petani, peningkatan akses terhadap input ramah lingkungan, serta kebijakan pertanian yang berorientasi pada efisiensi ekonomi dan keberlanjutan lingkungan.rnrnKata Kunci: Keberlanjutan Pertanian, Penyuluhan Pertanian, SLPTT, SEM-PLS, Usahatani Padi
| Item Type | Thesis (Tesis) |
|---|---|
| Thesis Type | S2 |
| Creators | Creators NIM FAIZAL DJAFRIHANSAH |
| Department | S2 PSDA |
| Uncontrolled Keywords | Keberlanjutan Pertanian;Penyuluhan Pertanian;SLPTT;SEM-PLS; Usahatani Padi |
| Divisions | Fakultas Ilmu Kelautan > S2 - PSDA |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 18 Oct 2026 18:05 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 17:25 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/33881 |
