TRUNOJOYO-Tugas Akhir-32037-ABSTRACT.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (530kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-32037-COVER.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-32037-CHAPTER 1.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (679kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-32037-CHAPTER 2.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (608kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-32037-CHAPTER 3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (495kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-32037-CHAPTER 4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (446kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-32037-CHAPTER 5.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (945kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-32037-CONCLUSION.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (393kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-32037-REFERENCES.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (476kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-32037-APPENDICES.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
Abstract
Muhajarotul Kusnia, Studi Kelembagaan Ekonomi Petani Garam di Kabupaten Sampang.rnTujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis terkait peranan kelembagaan ekonomi petani garam di Kabupaten Sampang. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan fenomenologi dan analisis domain. Teknik pengumpulan data yang digunakan melalui wawancara dan melihat kondisi lapangan. Pemeriksaan keabsahan data menggunakan triangulasi sumber dan teori kemudian ditarik kesimpulan. Fokus penelitian ini terdapat 4 unit analisis yaitu kepercayaan, Norma, Jaringan sosial, dan Resiprokal sebagaimana yang disebutkan dalam teori kelembagaan modal sosial.rnHasil penelitian ini menunjukkan bahwa Kepercayaan yang terjalin terbantuk karena sikap saling jujur dan bertanggung jawab para petani garam dalam kelembagaan. Norma terbentuk berdasarkan kesepakatan dan berupa aturan tertulis maupun tidak tertulis/lisan. Adapun jaringan sosial yang terjalin adalah dengan PT Garam dan kelembagaan lainnya hingga perusahaan besar sehingga rantai penjualan garam sangat luas. Resiprokal yang timbul adalah antara petani garam dengan kelembagaan dan kelembagaan dengan jaringan sosial berupa keuntungan. Oleh karena itu, peran kelembagaan di Kabupaten Sampang, terutama di Kabupaten Sampang memiliki peran yang sangat krusial akan tetapi realitanya kelembagaan yang ada sempat mengalami aktif, pasif. Namun, tidak dapat dipungkiri jikalau dengan adanya kelembagaan memberikan dampak kemudahan dan keuntungan bagi petani di usaha garam. Hal tersebut terbukti dengan kegiatan dan jaringan sosial yang terjalin.
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM MUHAJAROTUL KUSNIA |
| Department | Ekonomi Pembangunan |
| Uncontrolled Keywords | Economic Institutions; salt farmers |
| Divisions | Fakultas Ekonomi dan Bisnis > S1 - Ekonomi Pembangunan |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 18 Oct 2026 18:00 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 17:25 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/33862 |
