PERBANDINGAN PERSENTASE TUTUPAN TERUMBU KARANG PADA AREA SNORKELING DAN NON-SNORKELING DI WISATA BANGSRING UNDERWATER BANYUWANGI

Ina Nurul Hidayati Rodiyah (2024) PERBANDINGAN PERSENTASE TUTUPAN TERUMBU KARANG PADA AREA SNORKELING DAN NON-SNORKELING DI WISATA BANGSRING UNDERWATER BANYUWANGI. S1 thesis, Universitas Trunojoyo Madura.
[thumbnail of TRUNOJOYO-KP-32032-210341100111-Laporan PKL.pdf] PDF
TRUNOJOYO-KP-32032-210341100111-Laporan PKL.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (7MB)

Abstract

Indonesia menjadi negara maritim yang membentang sekitar 5 ribu kilometer di sepanjang garis khatulistiwa. Dalam geostrategi, Indonesia berada dalam posisi silang dari dua benua dan dua samudera. Posisi geostrategis di benua Asia dan benua Australia menjadikan Indonesia adalah salah satu di antara perbedaan peradaban yang sangat mencolok yaitu peradaban barat (Australia) dan peradaban timur (Asia). Dengan luasnya lautan, Indonesia menjadi rumah bagi salah satu terumbu karang terbaik di dunia. Terumbu karang yang tersebar di berbagai lokasi, mulai dari perairan utara hingga selatan menggambarkan keindahan alam yang memukau dan keanekaragaman hayati laut yang kaya. Kondisi ini menjadikan Indonesia sebagai destinasi utama bagi para penyelam dan penggemar keindahan bawah laut serta menjadi salah satu pusat keanekaragaman hayati laut global (Sasvia, 2019). Pantai Bangsring merupakan salah satu pantai dengan kelimpahan ekosistem terumbu karang. Pantai Bangsring ini berjarak sekitar 10km dari Pelabuhan Ketapang di utara dan 15km dari Taman Nasional Baluran di selatan. Garis pantainya membentang dari lintang 8,049611° dan bujur 114,430222° di utara hingga lintang 8,054747° dan bujur 114,431086° di selatan (Asadi dan Andrimida, 2017). Menariknya, Pantai Bangsring menawarkan beragam stok ikan, menjadi daya tarik bagi pengunjung yang tertarik dengan keindahan alam bawah laut. Ekosistem terumbu karang di pantai ini dalam kondisi baik, memberikan tempat tinggal bagi berbagai jenis kehidupan laut (Erwanto Masluha, 2019). Pentingnya ekosistem ini tercermin dalam kehidupan sehari-hari masyarakat sekitar, banyak di antaranya yang mencari ikan hias sebagai mata pencaharian utama (Kusuma et al., 2017). Sumber daya alam di kawasan pantai Bangsring memiliki potensi yang tinggi dan memberikan manfaat ekonomi signifikan bagi penduduk lokal melalui berbagai kegiatan pemanfaatan.

Item Type Thesis (Skripsi)
Thesis Type S1
Creators
Creators
NIM
Ina Nurul Hidayati Rodiyah
Department Kelautan
Uncontrolled Keywords Terumbu Karang ; Bentuk Pertumbuhan Terumbu Karang (Life Form) ; Faktor Pertumbuhan Terumbu Karang ; Persentase Tutupan Terumbu Karang ; Metode Penilaian Terumbu Karang ; Kegiatan Snorkeling
Divisions Fakultas Ilmu Kelautan > S1 - Ilmu Kelautan
Additional Information elib mass import
Depositing User Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id
Date Deposited 18 Oct 2026 17:55
Last Modified 24 Oct 2026 17:25
URI https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/33848

Actions (login required)

View Item
View Item