SERTIFIKASI EKSPOR TUNA LOIN BEKU (Thunnus spp.) DI BALAI KARANTINA IKAN PENGENDALIAN MUTU DAN KEAMANAN HASIL PERIKANAN DENPASAR

AFRIDANI FERDIAN SYAH (2024) SERTIFIKASI EKSPOR TUNA LOIN BEKU (Thunnus spp.) DI BALAI KARANTINA IKAN PENGENDALIAN MUTU DAN KEAMANAN HASIL PERIKANAN DENPASAR. S1 thesis, Universitas Trunojoyo Madura.
[thumbnail of TRUNOJOYO-KP-32021-210351100084-Laporan PKL.pdf] PDF
TRUNOJOYO-KP-32021-210351100084-Laporan PKL.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (2MB)

Abstract

Perikanan merupakan sektor yang berperan penting dalam perekonomian Indonesia. Industri hasil perikanan mengalami perkembangan yang sangat pesat dan memiliki prospek yang menjanjikan secara ekonomi. Hasil perikanan dari perairan asin, payau hingga tawar berpotensi untuk dijadikan produk perikanan yang dikonsumsi dan diekspor ke negara-negara besar di Benua Asia dan Eropa. Hasil perikanan sudah menjadi kebutuhan konsumsi sehari-hari masyarakat Indonesia dikarenakan masyarakat sudah mengerti akan banyaknya kandungan nutrisi yang ada pada daging ikan. Potensi hasil perikanan yang dimiliki Indonesia berasal dari perikanan budidaya dan perikanan tangkap yang tersebar hampir diseluruh Indonesia. Ekspor merupakan proses pengiriman barang atau jasa dari negara satu ke negara lain, dengan tujuan memperoleh untung dan meningkatkan perekonomian. Kegiatan ekspor yang akan dilakukan perlu adanya Standar Operasional Prosedur (SOP) yang harus dipenuhi dan ditaati seperti pengujian mutu, keamanan pangan, dan sertifikasi produk yang akan diekspor. Pengujian mutu dan sertifikasi produk dilakukan sebagai jaminan keamanan produk yang akan diekspor. Produk yang sudah dinyatakan memenuhi standar mutu dan keamanan pangan, serta tersertifikasi maka dapat dilakukan kegiatan ekspor, produk perikanan yang belum dilakukan sertifikasi akan beresiko penolakan ekspor. Berdasarkan data Balai Karantina Ikan, Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan tahun 2022, terdapat 29 kasus penolakan ekspor TTC (tuna, tongkol, cakalang) yang disebabkan adanya temuan kandungan logam berat jenis merkuri, bakteri E coli, kandungan karbon monoksida, kandungan salmonella dan histamin yang melebihi ambang batas. Berdasarkan PERMEN-KP No. 19 Tahun 2010 tentang pengendalian mutu dan keamanan hasil perikanan menyatakan bahwa diperlukan adanya upaya dalam pencegahan yang perlu diperhatikan dan dilaksanakan mulai pra produksi sampai proses distribusi untuk menghasilkan produk perikanan yang bermutu dan aman bagi kesehatan.

Item Type Thesis (Skripsi)
Thesis Type S1
Creators
Creators
NIM
AFRIDANI FERDIAN SYAH
Department Manajemen Sumberdaya Perairan
Uncontrolled Keywords Klasifikasi Ikan Tuna (Thunnus spp.) ; Karakteristik dan Kualitas Daging Ikan ; Ekspor ; Sertifikasi
Divisions Fakultas Ilmu Kelautan > S1 - Manajemen Sumberdaya Perairan
Additional Information elib mass import
Depositing User Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id
Date Deposited 18 Oct 2026 17:50
Last Modified 24 Oct 2026 17:24
URI https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/33822

Actions (login required)

View Item
View Item