TRUNOJOYO-KP-32014-210341100084-LAPORAN PKL.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (7MB)
Abstract
Pesisir merupakan lingkungan yang unik, dimana daratan bertemu langsung dengan laut ataupun samudera. Garis pantai merupakan garis yang membentuk batas antara daratan dan laut atau perairan. Garis pantai merupakan salah satu fitur penting yang ada di permukaan bumi dan memiliki sifat dinamis. Garis pantai dapat berubah ubah yang disebabkan oleh sifat fisik, alami dan buatan seperti pembangunan pesisir pantai (Alimuddin dan Aryanti, 2020). Pemantauan wilayah pesisir merupakan tugas penting dalam Pembangunan berkelanjutan terutama parameter garis pantai. Parameter garis pantai dapat dilihat atau ditentukan secara in-situ maupun menggunakan sistem penginderaan jauh. Metode penginderaan jauh menggunakan bantuan alat yang bernama radar dari satelit. Produk satelit yang bisa digunakan untuk melakukan deteksi garis pantai yaitu Syntethic Aperature Radar (SAR) yang menghasilkan citra dan informasi tentang permukaan bumi dengan resolusi yang tinggi. Radar memiliki kelebihan tersendiri diantara citra satelit lain seperti cuaca dan awan yang tidak mempengaruhi hasil perekaman citra (Puspitasari et al., 2020). Citra yang dihasilkan oleh SAR salah satunya yaitu produk dari sentinel-1 yang merupakan produk citra berbasis radar atau SAR dengan band C. Sentinel-1 merupakan salah satu produk yang menghasilkan citra radar dengan resolusi yang tinggi. Citra tersebut cukup untuk mengambil ekstrak garis pantai disuatu kawasan dengan resolusi yang cukup tinggi tersebut. Satelit tersebut melewati negara Indonesia sehingga mudah digunakan untuk keperluan analisis berupa ekstraksi garis pantai dari citra tersebut. Wilayah yang dilewati salah satunya yaitu pulau Jawa bagian Jawa Tengah salah satunya kabupaten Jepara. Kabupaten Jepara merupakan salah satu kabupaten yang berada di wilayah pesisir yang berbatasan langsung dengan laut Jawa. Wilayah pesisir kabupaten Jepara sering mengalami kenaikan muka air laut yang dapat menyebabkan banjir rob pada wilayah tersebut. Kabupaten jepara juga seringkali mengalami abrasi yang menyebabkan berkurangnya wilayah daratan akibat pengikisan tanah tersebut (Prathanazal et al., 2020).
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM FAHMI ARIFIN |
| Department | Kelautan |
| Uncontrolled Keywords | SAR (Syntethic Aperature Radar) ; Thresholding ; Garis Pantai |
| Divisions | Fakultas Ilmu Kelautan > S1 - Ilmu Kelautan |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 18 Oct 2026 17:49 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 17:24 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/33812 |
