MANAJEMEN PERGUDANGAN PRODUK GARAM DI PEGARAMAN 1 PT GARAM (PERSERO) UNIT SUMENEP

RB. MOH. SEPTIAN FIRDAUSY (2024) MANAJEMEN PERGUDANGAN PRODUK GARAM DI PEGARAMAN 1 PT GARAM (PERSERO) UNIT SUMENEP. S1 thesis, Universitas Trunojoyo Madura.
[thumbnail of TRUNOJOYO-KP-32011-210331100022-LAPORAN PKL.pdf] PDF
TRUNOJOYO-KP-32011-210331100022-LAPORAN PKL.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (3MB)

Abstract

Pergudangan adalah kegiatan menyimpan dalam gudang. Pergudangan tidak hanya merupakan kegiatan penyimpanan barang saja, melainkan proses penanganan barang mulai dari penerimaan barang dan pencatatan, penyimpanan, pemilihan, pelabelan, sampai dengan proses pengiriman barang. Garam yang terbentuk dari proses penguapan dan pengkristalan air laut dikenal dengan nama garam kasar (krosok), garam krosok ini memiliki kandungan, yaitu kadar natrium klorida (NaCl) normalnya hanya 85%, dan mengandung polutan, misalnya, magnesium sulfat (MgSO4). Pengotor dalam tanah, kalsium sulfat (CaSO4), magnesium klorida (MgCl2), dan kalium klorida (KCl). Karena kandungan NaCl-nya masih di bawah Standar Nasional Indonesia (SNI), garam krosok tidak dapat dikonsumsi oleh masyarakat umum atau digunakan sebagai bahan baku atau bahan penolong untuk keperluan industri seperti industri soda, minyak, tekstil, dan lain-lain (Sumada et al., 2018). Garam konsumsi beryodium memiliki kandungan natrium klorida (NaCl) minimal 94,7% basis kering (adbk), air maksimal 7%, bagian tidak larut dalam air maksimal 0,5%, dan kadmium (Cd) maksimal 0%. isi. 0,5 mg/Kg, kandungan KIO3 minimal 30 mg/Kg, timbal (Pb) maksimal 10 mg/Kg, merkuri (Hg) maksimal 0,1 mg/Kg, dan maksimal 0,1 mg/Kg arsenik (As) (Rismana Zainuddin, 2017). Kadar yodium dalam garam mengalami penurunan stabilitasnya selama proses penyimpanan garam halus beryodium. Penurunan ini disebabkan oleh sifat yodium yang membuatnya rentan terhadap cahaya, oksidasi, dan suhu tinggi (Dewi Naryono, 2020). Oleh karena itu, diperlukan Penyimpanan secara hati-hati di dalam gudang agar garam halus beryodium tetap terjaga kondisinya. Gudang merupakan bagian penting dalam suatu perusahaan. Dimana gudang merupakan tempat yang digunakan untuk menyimpan barang baik yang berupa raw, material barang work in process atau finish good (Ramadhani et al., 2019). Definisi pergudangan merupakan suatu proses kegiatan logistik/barang dalam gudang, baik yang bersifat administratif maupun oprasional yang berhubungan dengan penatausahaan, tata kerja dan tata ruang (Widowati Septiawan, 2021). Proses tersebut dari kegiatan penerimaan, pencatatan, pemasukan, penyimpanan, pengaturan, pembukuan, pemeliharaan, pengeluaran dan distribusi yang berakhir pada laporan pertanggung jawaban pengelola gudang. Serta dalam keseluruhan kegiatan akan dilakukan pencatatan dalam bentuk dokumen resmi sebagai administasi pergudangan untuk data bahan evaluasi dan perbaikan.

Item Type Thesis (Skripsi)
Thesis Type S1
Creators
Creators
NIM
RB. MOH. SEPTIAN FIRDAUSY
Department Teknologi Industri Pertanian
Uncontrolled Keywords Garam ; Gudang (Warehouse) ; Pergudangan
Divisions Fakultas Pertanian > S1 - Agroteknologi
Additional Information elib mass import
Depositing User Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id
Date Deposited 18 Oct 2026 17:48
Last Modified 24 Oct 2026 17:24
URI https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/33807

Actions (login required)

View Item
View Item