TRUNOJOYO-Tugas Akhir-40805-Abstract.pdf
Download (2MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-40805-Cover.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-40805-Chapter1.pdf
Download (172kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-40805-Chapter2.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (211kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-40805-Chapter3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (187kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-40805-Chapter4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (307kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-40805-Chapter5.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (608kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-40805-Chapter6.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (160kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-40805-References.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (166kB)
Abstract
Muhammad Arthasyah. 220521100079, Program Studi Sosiologi, Studi Kesadaran Tradisi KEDUK BEJI untuk Melestarikan Mata Air di Desa Tawun Kabupaten Ngawi (Perspektif Alfred Schutz).rnPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesadaran masyarakat dalam melestarikan mata air melalui Tradisi KEDUK BEJI di Desa Tawun, Kabupaten Ngawi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode fenomenologi Alfred Schutz. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi dengan melibatkan masyarakat Desa Tawun, tokoh adat, serta pihak-pihak yang terlibat dalam pelaksanaan tradisi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesadaran masyarakat dalam melestarikan mata air terbentuk melalui pengalaman subjektif yang dimaknai secara sosial dalam kehidupan sehari-hari. Tradisi KEDUK BEJI tidak hanya dipahami sebagai ritual budaya, tetapi juga sebagai bentuk tanggung jawab kolektif dalam menjaga kelestarian lingkungan. Dalam perspektif Alfred Schutz, tindakan masyarakat didorong oleh motif karena (because motive) yang berasal dari pengalaman masa lalu serta motif untuk (in order to motive) yang berorientasi pada tujuan pelestarian sumber daya air di masa depan. Tradisi ini juga memperkuat nilai gotong royong, kebersamaan, dan kepedulian terhadap lingkungan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa Tradisi KEDUK BEJI memiliki peran penting dalam membentuk kesadaran ekologis masyarakat serta menjadi sarana pelestarian mata air secara berkelanjutan di Desa Tawun Kabupaten Ngawi.
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM MUHAMMAD ARTHASYAH |
| Department | Sosiologi |
| Uncontrolled Keywords | kesadaran masyarakat, tradisi KEDUK BEJI mata air, fenomenologi, Alfred Schutz |
| Divisions | Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Budaya > S1 - Sosiologi |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 18 Oct 2026 17:47 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 17:24 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/33801 |
