TEKNIK BUDIDAYA TANAMAN KAILAN (Brassica oleracea L) SECARA ORGANIK DI CV. TANI ORGANIK MERAPI CANGKRINGAN KABUPATEN SLEMAN YOGYAKARTA

WIWIED FITRIA DAMAYANTI (2024) TEKNIK BUDIDAYA TANAMAN KAILAN (Brassica oleracea L) SECARA ORGANIK DI CV. TANI ORGANIK MERAPI CANGKRINGAN KABUPATEN SLEMAN YOGYAKARTA. S1 thesis, Universitas Trunojoyo Madura.
[thumbnail of TRUNOJOYO-KP-32007-210311100053-Laporan PKL.pdf] PDF
TRUNOJOYO-KP-32007-210311100053-Laporan PKL.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (2MB)

Abstract

Praktik kerja lapang yang dilakukan di CV Tani Organik Merapi, Cangkringan Kabupaten Sleman Yogyakarta yaitu tempat pengembangan pertanian organik. Pada tempat tersebut menanam beberapa komoditas yaitu sawi, pakcoy, selada, daun bawang, kemangi, kailan dan lain sebagainya. Salah satu komoditas yang menjadi komoditas unggulan di tempat tersebut adalah pakcoy dan kailan. Kailan adalah tanaman yang termasuk dalam sayuran daun yang memiliki nilai ekonomis tinggi yang berasal dari China. Tanaman ini termasuk tanaman jenis sayuran family kubis kubisan (Brasicacae) yang masuk ke Indonesia sekitar abad ke 17, sayuran ini sudah cukup populer dan diminati dikalangan masyarakat karena mengandung banyak vitamin dan gizi (Ali et al., 2021). Kailan termasuk dalam sayuran daun yang memiliki nilai ekonomis tinggi serta mengandung gizi tinggi. Dalam 100 gram kailan mengandung energi 22 kkal, karbohidrat 3,8 g, serat pangan 2,5 g, protein 1,1 g, vitamin C 28,2 mg, Vitmain A 1,638 UI, lemak 0,7 g, vitamin E 0,5 mg, kalsium 100 mg,mangan 0,3 mg (Suciati et al., 2021). Tanaman kailan dapat tumbuh di semua jenis tanah, namun untuk memperoleh pertumbuhan yang maksimal maka perlu memperhatikan kesuburan tanah yang akan digunakan. Agar pertumbuhan dan produksi kailan optimal maka perlu penambahan unsur hara melalui pemupukan. Namun penggunaan pupuk anorganik secara terus – menerus tanpa dibarengi dengan pemberian bahan organik justru akan berdampak buruk terhadap lingkungan. Penggunaan pupuk anorganik dalam jangka panjang akan mengakibatkan kadar bahan organik tanah semakin habis, struktur tanah rusak dan ekosistem biologi tanah menjadi tidak seimbang Kondisi ini akan menyebabkan serapan hara oleh tanaman terganggu dan produksi menjadi berkurang (Sihotang,2021).

Item Type Thesis (Skripsi)
Thesis Type S1
Creators
Creators
NIM
WIWIED FITRIA DAMAYANTI
Department Agroekoteknologi
Uncontrolled Keywords Tanaman Kailan ; Brassica oleracea L ; Pertanian Organik
Divisions Fakultas Pertanian > S1 - Agroekoteknologi
Additional Information elib mass import
Depositing User Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id
Date Deposited 18 Oct 2026 17:44
Last Modified 24 Oct 2026 17:24
URI https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/33793

Actions (login required)

View Item
View Item