HUBUNGAN KONDISI PERMUKAAN DAUN DENGAN SERANGAN ANTRAKNOSA PADA DAUN ALPUKAT (Persea Americana mill.) DI IP2TP CUKURGONDANG

URLI HOLIDATUL MUNAWAROH (2024) HUBUNGAN KONDISI PERMUKAAN DAUN DENGAN SERANGAN ANTRAKNOSA PADA DAUN ALPUKAT (Persea Americana mill.) DI IP2TP CUKURGONDANG. S1 thesis, Universitas Trunojoyo Madura.
[thumbnail of TRUNOJOYO-KP-31957-210311100043-Laporan PKL.pdf] PDF
TRUNOJOYO-KP-31957-210311100043-Laporan PKL.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (7MB)

Abstract

Tanaman alpukat (Persea americana mill.) berasal dari dataran rendah
Amerika Tengah dan diperkirakan masuk ke Indonesia pada abad ke-18. Bagian
tanaman alpukat yang banyak dimanfaatkan adalah buahnya sebagai makanan
buah segar. Manfaat lain dari daging buah alpukat adalah untuk bahan dasar
kosmetik. Daun tanaman alpukat yang muda dapat digunakan sebagai obat
tradisional yaitu obat batu ginjal dan rematik (Subhan, 2021). Tanaman alpukat
tumbuh subur di daerah tropis seperti Indonesia dan memiliki berbagai jenis
alpukat yang berbeda-beda disetiap wilayah. Buah alpukat merupakan salah satu
buah yang sangat digemari oleh masyarakat dikarenakan rasa buah yang enak
serta kaya akan vitamin. Kandungan gizi yang dimiliki oleh buah alpukat cukup
tinggi sehingga baik untuk kesehatan. Kandungan minyak atau lemak pada buah
alpukat sebesar 5-25% tergantung dengan varietasnya (Widianti et al., 2022). Data BPS, produksi alpukat di Indonesia pada tahun 2020 adalah sebanyak
609.049 ton dengan Provinsi Jawa Timur sebagai daerah dengan produksi
tertinggi se-Indonesia. Produksi Alpukat Jawa Timur sebanyak 175.735 ton, dan
untuk wilayah Kabupaten Pasuruan sendiri menurut BPS (2022) sebanyak 667,5
ton, disusul oleh Jawa Barat sebanyak 104.665 ton dan Jawa Tengah sebesar
73.993 ton. Dapat disimpulkan bahwa produksi alpukat pada tahun 2020 ini
mengalami kenaikan sebesar 147.436 ton bila dibandingkan tahun 2019 dengan
produksi sebesar 461.613 ton atau mengalami kenaikan sebesar 32% (Mafika,
2023). Permintaan dan konsumsi akan buah alpukat tersebut terus meningkat. Hal
ini menunjukkan semakin diminatinya buah alpukat oleh masyarakat, sehingga
dibutuhkan bibit alpukat yang berkualitas.

Item Type Thesis (Skripsi)
Thesis Type S1
Creators
Creators
NIM
URLI HOLIDATUL MUNAWAROH
Department Agroekoteknologi
Uncontrolled Keywords Tanaman Alpukat ; Antraknosa ; Anatomi Daun
Divisions Fakultas Pertanian > S1 - Agroekoteknologi
Additional Information elib mass import
Depositing User Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id
Date Deposited 18 Oct 2026 17:16
Last Modified 24 Oct 2026 17:24
URI https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/33665

Actions (login required)

View Item
View Item