TRUNOJOYO-Tugas Akhir-40775-Abstract.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (445kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-40775-Cover.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (2MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-40775-Chapter1.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (521kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-40775-Chapter2.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (566kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-40775-Chapter3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (353kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-40775-Chapter4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (475kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-40775-Chapter5.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (946kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-40775-Conclusion.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (346kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-40775-References.Pdf
Restricted to Repository staff only
Download (371kB)
Abstract
Kematian merupakan pengalaman universal yang sering dimaknai melalui berbagai karya seni, termasuk musik. Lagu “o,Tuan” karya .feast menghadirkan kematian sebagai ruang refleksi tentang kehidupan, kehilangan, dan spiritualitas. Namun makna lagu ini sering dipahami secara sederhana sebagai lagu sedih, padahal mengadung simbol, mitos, ideologi yang lebih kompleks. Tujuan dari penelitian ini untuk Untuk mengetahui dan menganalisis pemaknaan ideologi stoikisme dalam lirik lagu Kematian “o,Tuan” karya .Feast melalui analisis semiotika Roland Barthes.Penelitian menggunakan paradigma interpretatif dengan jenis penelitian kualitatif deskriptif. Data penelitian berupa lirik lagu “o,Tuan” yang diperoleh dari album Membangun & Menghancurkan (2024). Pengumpulan data dilakukan melalui dokumentasi lirik, kajian literatur, dan observasi konteks lirik. Analisis data menggunakan semiotika Roland Barthes yang mencakup tahap denotasi, konotasi, dan mitos, sedangkan keabsahan data diuji melalui triangulasi semiotika dengan analisis sintagmatik dan paradigmatik.rnHasil penelitian menunjukkan bahwa lagu “o,Tuan” memaknai kematian, keterbatasan waktu, dan perpisahan sebagai realitas eksistensial yang tidak dapat dihindari manusia. Pada tingkat mitos, kematian dikonstruksikan sebagai bagian alami dari kehidupan yang perlu diterima secara sadar dan realistis. Lirik lagu juga menggambarkan proses emosional kedukaan yang bergerak dari penolakan, depresi, tawar-menawar melalui doa, hingga penerimaan. Secara keseluruhan, lagu “o,Tuan” mengideologikan pentingnya menghadapi kefanaan hidup dengan sikap jujur, realistis, dan pasrah.
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM ILZA CATUR NIKMATUS |
| Department | Ilmu Komunikasi |
| Uncontrolled Keywords | Musik, Kematian, Ideologi, Semiotika |
| Divisions | Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Budaya > S1 - Ilmu Komunikasi |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 18 Oct 2026 17:16 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 17:24 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/33664 |
