MONITORING KUALITAS AIR PADA KOLAM CALON INDUK IKAN NILA (Oreochromis niloticus) DI INSTALASI BUDIDAYA AIR PAYAU (IBAP) LAMONGAN

SALSABILA DEWI MAHARANI (2024) MONITORING KUALITAS AIR PADA KOLAM CALON INDUK IKAN NILA (Oreochromis niloticus) DI INSTALASI BUDIDAYA AIR PAYAU (IBAP) LAMONGAN. S1 thesis, Universitas Trunojoyo Madura.
[thumbnail of TRUNOJOYO-KP-31951-210351100061-LAPORAN PKL.pdf] PDF
TRUNOJOYO-KP-31951-210351100061-LAPORAN PKL.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (2MB)

Abstract

Indonesia adalah negara kepulauan terbesar di dunia yang terdiri dari 5
pulau dan 30 pulau kecil. Indonesia memiliki potensi ekonomi kelautan yang sangat
besar dan beragam meliputi perikanan tangkap, perikanan budidaya dan industri
pengolahan hasil budidaya. ikan merupakan sumberdaya alam yang dapat
diperbarui tetapi tidak dapat ditangkap secara sembarangan misalnya menggunakan
bahan peledak atau menggunakan alat tangkap yang dapat mengakibatkan
kerusakan lingkungan laut Perikanan dalam budidaya merupakan komponen
penting dari sektor perikanan di Indonesia yang berkontribusi dalam menunjang
lapangan pekerjaan. Kegiatan budidaya ikan air tawar dapat dilakukan di perairan
umum seperti waduk, kolam, dan danau. Ikan merupakan sumber protein yang
sangat dibutuhkan oleh manusia karena kandungan protein pada ikan yaitu tinggi
serta mengandung asam amino esensial yang diperlukan oleh tubuh (Natsir, 2018)
Produksi perikanan dalam budidaya mengalami peningkatan yakni pada air
tawar, salah satu dari komoditasnya yaitu ikan nila (Oreochromis niloticus). Ikan
nila (Oreochromis niloticus) adalah salah satu jenis ikan air tawar yang baik untuk
dibudidayakan sehingga menjadi komoditas unggul dalam budidaya perikanan di
Indonesia. Ikan nila juga dapat dibudidayakan pada air payau. Ikan nila
(Oreochromis niloticus) banyak dibudidayakan karena mudah beradaptasi dengan
lingkungan yang mudah dipijahkan dan penyebarannya sangat luas baik di daerah
tropis maupun dengan iklim sedang. Ikan nila (Oreochromis niloticus) termasuk
jenis ikan yang mampu bertahan dalam kondisi yang kekurangan oksigen. Salah
satu masalah dalam budidaya ikan nila (Oreochromis niloticus) yaitu pertumbuhan
yang lambat apabila terjadi perubahan dalam kualitas air. Kualitas yang
mempengaruhi pertumbuhan ikan nila (Oreochromis niloticus) yaitu suhu,pH, DO.
Kondisi suhu air budidaya yang terlalu rendah dan terlalu tinggi atau tidak stabil
dapat menyebabkan ikan mudah terserang penyakit, nafsu makan yang berkurang,
dan laju metabolisme yang menurun (Eka, 2020)

Item Type Thesis (Skripsi)
Thesis Type S1
Creators
Creators
NIM
SALSABILA DEWI MAHARANI
Department Manajemen Sumberdaya Perairan
Uncontrolled Keywords Ikan Nila (Oreochromis niloticus) ; Morfologi Ikan ; Habitat Ikan ; Parameter Kualitas Air ; Perbedaan Calon Induk dan Induk
Divisions Fakultas Ilmu Kelautan > S1 - Manajemen Sumberdaya Perairan
Additional Information elib mass import
Depositing User Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id
Date Deposited 18 Oct 2026 17:14
Last Modified 24 Oct 2026 17:24
URI https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/33656

Actions (login required)

View Item
View Item