TEKNIK PEMELIHARAAN PADA BUDIDAYA TIRAM MUTIARA (Pinctada maxima) DI BALAI PERIKANAN BUDIDAYA LAUT LOMBOK, NUSA TENGGARA BARAT

ALDA FILZAH FIRDAUS (2024) TEKNIK PEMELIHARAAN PADA BUDIDAYA TIRAM MUTIARA (Pinctada maxima) DI BALAI PERIKANAN BUDIDAYA LAUT LOMBOK, NUSA TENGGARA BARAT. S1 thesis, Universitas Trunojoyo Madura.
[thumbnail of TRUNOJOYO-KP-31947-210351100026-Laporan PKL.pdf] PDF
TRUNOJOYO-KP-31947-210351100026-Laporan PKL.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (3MB)

Abstract

Pulau Lombok dengan kualitas perairannya yang baik mulai berkembang kegiatan budidaya perikanan lautnya dengan berbagai komoditas salah satunya tiram mutiara dengan jenis Pinctada maxima. Tiram mutiara termasuk salah satu biota laut dari golongan bivalvia yang sangat digemari untuk dibudidayakan oleh masyarakat. Biota tersebut juga memiliki nilai yang sangat ekonomis atau nilai ekspor yang tinggi. Habib et al., (2018) meyatakan bahwa budidaya tiram mutiara sudah mulai ada sejak tahun 1892 di Jepang,. Budidaya tiram mutiara di Indonesia sudah mulai berkembang sejak tahun 2007 mulai dari Irian Jaya, Sulawesi, Maluku, Nusa Tenggara, Lampung, dan juga Bali. Nilai ekspor komoditas tiram mutiara pada tahun 2016 mencapai nilai 45.293 ribu US$ dan mulai tersebar ke 9 negara terbesar yaitu negara Hongkong, Australia, Jepang, dan juga China (Ahmad et al., 2019).
Indonesia menjadi salah satu tempat budidaya tiram mutiara dengan performa yang baik. Komoditas ini bernilai ekonomis dikarenakan dapat menghasilkan butiran mutiara yang bernilai jual tinggi. Mutiara menjadi salah satu komoditas ekspor hingga ke mancanegara. Jumlah biji mutiara air laut hasil budidaya yang diekspor yaitu sebanyak 7 Kg atau 6.304 butir dengan tujuan China (Feby dan Muhammad, 2021). Budidaya tiram mutiara juga dinilai sebagai investasi jangka panjang karena umumnya baru bisa dipanen 2-3 tahun sekali namun hasilnya sangat tinggi untuk bisa meningkatkan perekonomian masyarakat. Tiram mutiara memiliki bentuk seperti butiran permata yang tumbuh dan dihasilkan dari tiram laut maupun tiram tawar. Produk hasil tiram mutiara yang dihasilkan oleh Indonesia mampu menguasai pasar produksi mutiara seluruh dunia sebanyak 25% bersama Australia (Ahmad et al., 2019).

Item Type Thesis (Skripsi)
Thesis Type S1
Creators
Creators
NIM
ALDA FILZAH FIRDAUS
Department Manajemen Sumberdaya Perairan
Uncontrolled Keywords Klasifikasi dan Morfologi Tiram Mutiara (Pinctada maxima) ; Habitat dan Penyebaran ; Kebiasaan Makan ; Hama dan Penyakit ; Parameter Kualitas Air
Divisions Fakultas Ilmu Kelautan > S1 - Manajemen Sumberdaya Perairan
Additional Information elib mass import
Depositing User Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id
Date Deposited 18 Oct 2026 17:14
Last Modified 24 Oct 2026 17:24
URI https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/33649

Actions (login required)

View Item
View Item