TRUNOJOYO-Tugas Akhir -31943-200511100101-Abstract.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (90kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir -31943-200511100101-Cover.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (368kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir -31943-200511100101-Chapter1.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (108kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir -31943-200511100101-Chapter2.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (163kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir -31943-200511100101-Chapter3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (116kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir -31943-200511100101-Chapter4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (935kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir -31943-200511100101-Conclusion.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (84kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir -31943-200511100101-References.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (155kB)
Abstract
Setiap istilah yang memiliki ciri khas dapat dikaji dan diidentifikasi melalui pendekatan linguistik. Pendekatan kajian linguistik yang digunakan dalam penelitian ini adalah Semantik dalam kategori makna dan Antropolinguistik dalam bidang unsur budaya. Penelitian ini membahas tentang makna dari istilah tradisi Madura dan unsur-unsur kebudayaannya. Penelitian ini bertujuan untuk menguraikan makna dari istilah-istilah budaya tradisi Madura dan mendeskripsikan unsur-unsur budaya yang terdapat dalam budaya tradisi Madura tersebut. Penulis menggunakan teori makna yang diusung oleh Leech (1985) dan teori Antropolinguistik di bidang unsur budaya oleh Mu’in et al. (2023). Penelitian ini diklasifikasikan ke dalam metode kualitatif deskriptif karena analisisnya lebih bersifat deskripsi daripada perhitungan. Data penelitian ini diperoleh dari beberapa referensi di internet dan media sosial serta wawancara dengan informan terkait yang memenuhi syarat. Data penelitian ini adalah tujuh istilah budaya tradisional Madura yaitu “Toron Tana”, “Toron”, “Muharraman”, “Molodhân”, “Rebbè”, “Tajin Sappar”, dan “Pèlèt Betteng”. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi.rnHasil penelitian ini menunjukkan bahwa ketujuh istilah budaya tradisional Madura tersebut dikategorikan ke dalam jenis-jenis makna menurut Leech (1985), yaitu makna konseptual dan makna sosial. Hasil lainnya adalah ketujuh istilah budaya tradisi Madura tersebut juga mengandung unsur budaya yaitu bentuk, makna, penggunaan, dan fungsi berdasarkan teori Antropolinguistik oleh Mu’in et al. (2023) dalam bidang unsur budaya.
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM NIA KARUNIA |
| Department | Sastra Inggris |
| Uncontrolled Keywords | Antropolinguistik; Budaya; Madura; Semantik |
| Divisions | Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Budaya > S1 - Sastra Inggris |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 18 Oct 2026 17:12 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 17:24 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/33639 |
