TRUNOJOYO-Tugas Akhir-40771-Abstract.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (167kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-40771-Cover.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (534kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-40771-Chapter1.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (155kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-40771-Chapter2.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (241kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-40771-Chapter3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (413kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-40771-Chapter4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (2MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-40771-Conclusion.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (144kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-40771-References.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (159kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-40771-Appendices.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (189kB)
Abstract
Kabupaten Banyuwangi terletak di posisi strategis yang berbatasan langsung dengan Samudra Hindia dan zona subduksi Lempeng Eurasia serta Indo-Australia, sehingga wilayah ini memiliki potensi ancaman bencana tsunami yang tinggi dan menuntut adanya langkah mitigasi sistematis melalui pemetaan kerentanan wilayah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis karakteristik parameter fisik, menilai tingkat kerentanan tsunami, serta menyusun peta sebaran kerentanan tersebut di wilayah pesisir Kabupaten Banyuwangi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis spasial menggunakan Sistem Informasi Geografis (SIG) dengan menerapkan teknik weighted overlay. Penilaian kerentanan ini didasarkan pada empat parameter fisik lingkungan, yaitu elevasi daratan, kemiringan lereng, jarak dari sungai, dan jarak dari garis pantai. Hasil penelitian menunjukkan bahwa zona dengan tingkat kerentanan sangat tinggi dan tinggi terkonsentrasi di sepanjang garis pantai yang didominasi oleh topografi landai, area berelevasi rendah, serta kawasan muara sungai. Sebaliknya, pada area yang semakin menjauh ke arah pedalaman dengan topografi yang lebih curam, tingkat kerentanannya menurun menjadi sedang hingga sangat rendah. Sebagai kesimpulan, pemetaan menggunakan metode weighted overlay ini berhasil memvisualisasikan zonasi kerentanan secara spasial, di mana sejumlah kawasan pesisir (seperti Kecamatan Pesanggaran, Tegaldlimo, dan Muncar) teridentifikasi sebagai wilayah dengan risiko kerentanan fisik paling signifikan terhadap ancaman tsunami.
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM ALLODYA ASHYA KAMILA RAHMADHANI |
| Department | Kelautan |
| Uncontrolled Keywords | Tsunami, Sistem Informasi Geografis (SIG), Weighted Overlay, Kerentanan Fisik, Kabupaten Banyuwangi |
| Divisions | Fakultas Ilmu Kelautan > S1 - Ilmu Kelautan |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 18 Oct 2026 17:12 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 17:24 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/33637 |
