TRUNOJOYO-Tugas Akhir-23149-170111100096_References.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (185kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-23149-170111100096_Conclusion.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (109kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-23149-170111100096_Chapter 3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (290kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-23149-170111100096_Chapter 2.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (289kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-23149-170111100096_Chapter 1.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (160kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-23149-170111100096_Cover.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (647kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-23149-170111100096_Abstract_TOC.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (120kB)
Abstract
ABSTRAK
Pendanaan dalam sebuah tindak pidana merupakan salah satu faktor pendukung yang dapat menjadikan suatu tindak pidana dapat dilakukan. Dengan pesatnya perkembangan jenis pembayaran yang ada didunia ini membuat hukum dituntut untuk selalu dapat berkembang secara komprehensif. Terlebih di era revolusi industri 4.0 saat ini telah berkembang jenis mata uang baru berbentuk digital, yakni mata uang kripto. Dengan kehadiran mata uang kripto tersebut tentunya memberikan peluang yang lebih luas terhadap setiap pelaku tindak pidana yang akan mendanai sebuah aksi tindak pidana. Salah satunya ialah pendanaan terhadap terorisme. Pendanaan terorisme di Indonesia telah diatur dalam Undang-Undang No. 9 Tahun 2013 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pendanaan Terorisme. Namun pada praktiknya undang-undang ini masih belum dapat adaptif terhadap perkembangan jenis media pembayaran yang baru. Sehingga isu hukum yang dikaji dalam penelitian ini meliputi bagaimana legalitas penggunaan bitcoin dalam cryptocurrency dalam melakukan pendanaan terorisme.
Penelitian ini merupakan penelitian hukum normatif dengan pendekatan peraturan perundang-undangan dan pendekatan konseptual. Pendekatan perundang-undangan adalah pendekatan terhadap produk-produk hukum, sedangkan pendekatan konseptual yaitu pendekatan terhadap pandangan-pandangan dan doktrin-doktrin yang berkembang di dalam ilmu hukum.
Hasil dari penelitian ini memperjelas terkait dengan legalitas berlakunya mata uang kripto di Indonesia, dikarenakan pengaturan yang telah dikeluarkan oleh BAPPETI dan menteri keuangan hanya memberlakukan mata uang kripto sebagai aset, bukanlah alat pembayaran. Sehingga perlunya pengaturan lebih lanjut berupa peraturan perundang-undangan yang dapat menjadi payung hukum terhadap mata uang kripto sangat diperlukan. Mengingat banyaknya tindak pidana seperti pendanaan terorisme yang dilakukan dengan menggunakan mata uang kripto.
Kata Kunci : Pendanaan Terorisme, Mata Uang Kripto, Bitcoin
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM MUHAMMAD ALIEF THOIFURQONI ASSYAMIR |
| Department | Ilmu Hukum |
| Uncontrolled Keywords | Pendanaan Terorisme, Mata Uang Kripto, Bitcoin |
| Divisions | Fakultas Hukum > S1 - Ilmu Hukum |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 19 Oct 2026 12:05 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 16:46 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/3363 |
