TRUNOJOYO-Tugas Akhir-21883-Abstract.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (4MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-21883-Cover.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (120kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-21883-Chapter 1.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (4MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-21883-Chapter 2.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (4MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-21883-Chapter 3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (4MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-21883-Chapter 4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (4MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-21883-Conclusion.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (4MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-21883-References.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (4MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-21883-Appandices.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (4MB)
Abstract
Bergaul dengan teman sebaya baik secara individual maupun kelompok
merupakan salah satu tugas perkembangan remaja. Bergaul dengan teman sebaya
membuat remaja dapat belajar sosial, kebudayaan, kejujuran, keadilan ,
kerjasama, dan bertanggung jawab, mempelajari peranan sosial yang baru, dan
dapat mengenal kehidupan demokratis. Namun selain itu, bergaul dengan teman
sebaya juga dapat memberi pengaruh negatif pada remaja yakni kenakalan remaja.
Kenakalan remaja memberikan banyak kerugian bagi remaja saat ini dan masa
depan, sehingga remaja harus menghindari hal ini. Remaja dapat menghindari
pengaruh negatif teman sebaya ini dengan memiliki perilaku asertif. Perilaku
asertif adalah perilaku yang dapat dibentuk, dan tidak berasal dari genetik.
Keluarga merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi perilaku asertif, karena
keluarga merupakan tempat anak pertama kali belajar norma dan berperilaku,
sehingga dibutuhkan kondisi keluarga yang baik untuk perkembangan anak, dan
keluarga yang harmonis menyediakan hal tersebut. Pendekatan yang digunakan
dalam penelitian ini adalah kuantitatif. Teknik sampling pada penelitian ini
menggunakan purposive sampling dengan sampel sebanyak 349 remaja yakni usia
12-15 tahun, tinggal bersama kedua orang tua dan tinggal di Surabaya. Metode
pengumpulan data menggunakan skala likert dengan dua skala yakni skala
perilaku asertif dengan mengacu pada aspek yang dikemukakan Alberti dan
Emmons (2017) dan skala keharmonisan keluarga yang dikemukakan oleh Hawari
(1997). Metode analisis data menggunakan SPSS 23.0 for windows. Hasil uji
hipotesis yang menggunakan spearman rank menunjukkan nilai signifikansi
sebesar 0,000 < 0,05 yang artinya terdapat hubungan antara keharmonisan
keluarga dengan perilaku asertif pada remaja
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM ROSYIDA QORRIN |
| Department | Psikologi |
| Uncontrolled Keywords | Keharmonisan Keluarga, Perilaku Asertif, Remaja, Kota Surabaya |
| Divisions | Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Budaya > S1 - Psikologi |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 18 Oct 2026 17:00 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 17:24 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/33579 |
