TRUNOJOYO-Tugas Akhir-21878-140531100112-Abstrak.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (80kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-21878-cover - daftar isi.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (279kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-21878-BAB I.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (306kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-21878-BAB II.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (537kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-21878-BAB III.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (579kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-21878-BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (592kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-21878-BAB V.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (806kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-21878-BAB VI simpulan.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (192kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-21878-Daftar Pustaka.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (278kB)
Abstract
Penelitian ini meneliti gejala di dalam lirik lagu Tandhuk Majeng dan Ronjengan, adalah lirik lagu yang perlu untuk dibedah lagi kemapanan komunikasi makna lirik dan aspek budaya tentang etos kerja masyarakat Madura saat ini. Dan hal ini merupakan gejala-gejala yang wajar di dalam perkembangan masyarakat yang semakin meninggalkan pesan-pesan kebaikan di dalam sebuah lirik lagu. Maka dengan mengaitkan makna dan simbol di dalam lirik lagu Tandhuk Majeng dan Ronjengan untuk dikritisi kemapanannya, akan ditemukan hal-hal yang relevan, yang telah berkembang lebih jauh dari makna yang sudah ada sebelum-sebelumnya. Dengan hal tersebut, maka penelitian ini dengan mengambil teks (lirik lagu) akan ditemukan idiom-idiom dimensi yang berbeda dari keadaan sebelumnya.
Proses komunikasi di dalam hal ini bisa berupa makna secara langsung dan tidak langsung, dan simbol berupa simbol keindahan mau pun simbol realitas yang tentu dikaitkan dengan etos kerja masyarakat Madura. Tentu fokus utamanya adalah makna dan simbol yang perlu dikritisi dengan melihat keadaan sosial yang terjadi di dalam masyarakat Madura saat ini.
Hasil penelitian Pergesaran ini merupakan bahan penting, jika dimasa lalu itu penderitaan belum tentu dimasa depan itu keindahan, bahkan bisa lebih buruk dari lirik kedua lagu Tandhuk Majeng dan Ronjengan yang sangat dipenuhi harapan-harapan kepada masa depan masyarakat Madura secara umum. Pada akhrinya semiotika Umberto Eco memandang gejala ini sebagai kontruksi budaya baru, akibat dari tekanan dan keindahan masa lalu, dan kedua lagu ini Tandhuk Majeng serta Ronjengan akan terus memberikan makna-makna baru, sesuai kebutuhan pikiran, tafsir serta keadaan zaman itu sendiri, hal inilai yang dinamakan Eco sebagai makna baru akan muncul ketika makna itu sudah mencapai kemapanannya sendiri menurut masyarakt dan zaman yang telah bergeser mengikuti arus dan keadaan zaman itu sendiri.
Kata kunci: Etos kerja, Simbol, Makna, Komunikasi dan Umberto Eco
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM FAHMI DWI FIRMANSYAH |
| Department | Ilmu Komunikasi |
| Uncontrolled Keywords | Kata kunci: Etos kerja, Simbol, Makna, Komunikasi dan Umberto Eco |
| Divisions | Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Budaya > S1 - Ilmu Komunikasi |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 18 Oct 2026 16:54 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 17:24 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/33558 |
