TRUNOJOYO-Tugas Akhir-23146-ABSTRAK.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (31kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-23146-COVER.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (639kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-23146-BAB 1.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (131kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-23146-BAB 2.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (167kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-23146-BAB 3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (101kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-23146-BAB 4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (473kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-23146-BAB 5.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (175kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-23146-BAB 6.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (105kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-23146-DAFTAR PUSTAKA.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (267kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-23146-LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (2MB)
Abstract
Ulfa Lailatul Jannah. 17.05.411.00019. Kesejahteraan Psikologis pada Perajin Batik Gentongan Madura. Program Studi Psikologi. Jurusan Ilmu Sosial dan Ilmu Budaya, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Budaya, Universitas Trunojoyo Madura. 2022.
Batik merupakan salah satu karya seni yang termasuk dalam kerajinan tradisional Indonesia yang memiliki nilai-nilai kultural dan estetika yang tinggi serta memuat unsur-unsur yang merepresentasikan nilai-nilai simbolis dan filosofis bagi masyarakat pemiliknya. Di Indonesia, masing-masing wilayah memiliki batik dengan corak dan motif yang khas, termasuk Madura. Di Madura, salah satu batik yang dikenal masyarakat luas adalah batik gentongan. Tujuan penelitian ini adalah ingin mengetahui bagaimana pengalaman pencapaian kesejahteraan psikologis dari para perajin batik gentongan Madura. Penelitian dilakukan di Desa Paseseh, Kecamatan Tanjung Bumi, Kabupaten Bangkalan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Penentuan sampel menggunakan teknik purposive sampling, antara lain dengan karakteristik: 1) Perajin batik gentongan; 2) Perempuan; dan 3) Lama membatik minimal 10 tahun. Berdasarkan karakteristik tersebut, peneliti memperoleh 2 di antara 3 perajin batik gentongan yang masih ada sebagai partisipan penelitian. Pengumpulan data menggunakan wawancara semi terstruktur. Sementara analisis data dalam penelitian ini menggunakan metode IPA (Interpretative Phenomenological Analysis). Hasil penelitian menunjukkan bahwa perajin batik gentongan mampu mencapai kesejahteraan psikologisnya. Kata Kunci: Batik Gentongan, Perajin, Kesejahteraan Psikologis, Fenomenologis
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM ULFA LAILATUL JANNAH |
| Department | Psikologi |
| Uncontrolled Keywords | Batik Gentongan, Perajin, Kesejahteraan Psikologis, Fenomenologis |
| Divisions | Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Budaya > S1 - Psikologi |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 19 Oct 2026 12:05 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 16:46 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/3353 |
