TRUNOJOYO-Tugas Akhir-13160-140621100041_ABSTRACT.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (84kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-13160-140621100041_COVER.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (23kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-13160-140621100041_CHAPTER 1.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (55kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-13160-140621100041_CHAPTER 2.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (155kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-13160-140621100041_CHAPTER 3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (59kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-13160-140621100041_CHAPTER 4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (218kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-13160-140621100041_CHAPTER 5.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (26kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-13160-140621100041_REFERENCES.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (20kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-13160-140621100041_APPENDICES.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (228kB)
Abstract
Abstrak: Ungkapan tabu yang banyak didengar di desa Jaddih tidak terlepas dari pengaruh lingkungan yang terkenal sebagai desa sarang preman. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif dengan kajian pragmatik khususnya teori kesantunan berbahasa. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan wujud penggunaan ungkapan tabu Bahasa Madura dan wujud pelanggaran kesantunan ungkapan tabu pada interaksi jual beli di pasar tradisional. Data penelitian berupa tuturan ungkapan tabu bahasa Madura. Sumber data penelitian yakni seluruh masyarakat yang melakukan interaksi jual beli di dalam pasar tradisional Jaddih. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu teknik simak, teknik rekam, dan teknik catat. Teknik analisis data yang digunakan yaitu 1) reduksi data, 2) penyajian data, dan 3) penarikan simpulan. Keabsahan data diperoleh menggunakan triangulasi sumber dan teori. Hasil penelitian ini yaitu ditemukan beberapa wujud ungkapan tabu bahasa Madura, yaitu, 1) tabu nama kerabat seperti Surti, 2) tabu nama orang yang meninggal seperti Fadilah, 3) tabu nama orang dan binatang seperti Embẻ’, 4) tabu menyebut alat kelamin seperti Jhelli’, 5) tabu menyebut aktivitas seksual seperti nyakẻh, 6) tabu berkaitan profesi tertentu seperti Sondhel, 7) tabu menyebut fungsi-fungsi badaniah tertentu seperti buri’, 8) tabu yang berhubungan dengan nama penyakit seperti Cacar, dan 9) tabu yang berhubungan dengan makhluk ghaib seperti Jerȃngkong. Wujud pelanggaran kesantunan ungkapan tabu, yaitu 1) maksim kebijaksanaan pada ungkapan tabu kata Jhelli’ untuk menghina sesuatu, 2) maksim penerimaan pada ungkapan tabu kata pellẻr Jhȃrȃn sebagai bentuk emosi (marah), 3) Maksim Pujian pada ungkapan tabu kata jerȃngkong sebagai bentuk emosi (marah), 4) Maksim Kerendahan hati pada ungkapan tabu kata taẻh untuk menghina atau menyindir, 5) Maksim Kecocokan pada ungkapan tabu kata buri’ untuk mengumpat atau bentuk emosi, dan 6) Maksim Kesimpatian pada ungkapan tabu kata embẻ’ untuk menghina seseorang.
Kata kunci: ungkapan tabu, pelanggaran kesantunan, dan interaksi jual beli.
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM ISTIKOMATUL |
| Department | Pendidikan BHS dan Sastra IND. |
| Uncontrolled Keywords | ungkapan tabu ; pelanggaran kesantunan ; interaksi jual beli. |
| Divisions | Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan > S1 - Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 18 Oct 2026 16:33 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 17:24 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/33460 |
