TRUNOJOYO-Tugas Akhir-31859-Abstract.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (189kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-31859-Cover.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (2MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-31859-Chapter1.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (580kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-31859-Chapter2.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (829kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-31859-Chapter3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (256kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-31859-Chapter4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-31859-Conclusion.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (194kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-31859-References.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (426kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-31859-Appendices.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
Abstract
ABSTRAKrnrn Bisnis MLM (Multi Level Marketing) adalah metode penjualan barang dan produk jasa dengan menggunakan pemasaran networks marketing atau pola penjualan berjenjang. Dalam sistemnya setiap anggota berhak mendapatkan keuntungan dari hasil penjualan produk, perekrutan anggota dan pembinaan terhadap jaringannya. Pada tahun 2009 DSN-MUI mengeluarkan Fatwa No. 75/DSN MUI/VII/2009 tentang PLBS (Penjualan Laangsung Berjenjang syariah). Fatwa tersebut keluar sebagai pedoman agar perusahaan multi level marketing dapat menjalankan sistemnya dengan ketentuan syariah. Dari banyaknya MLM yang ada di Indonesia pastinya memiliki perbedaan di dalamnya baik operasional dan struktur bisnisnya maupun praktik dan strategi pemasaran yang ada didalamnya, Dalam hal ini peneliti tertarik untuk meneliti lebih lanjut mengenai perbandingan kepatuhan syariah yang ada pada bisnis MLM Oriflame dan Tiens di Bangkalan, yaitu terkait praktik pemasaran serta sistem bonus yang diberikan Oriflame dan Tiens kepada para membernya. Persoalan tersebut akan dianalisis dengan menggunakan Fatwa DSN-MUI No. 75/DSN MUI/VII/2009.rn Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan jenis penelitian lapangan. Teknik pengumpulan data menggunakan Wawancara, Observasi dan Dokumentasi. Data primer diperoleh melalui Wawancara dan Observasi kepada member Oriflame dan member Tiens di Bangkalan, sedangkan data sekunder diambil dari jurnal, website dan dokumen yang terkait dengan penelitian. Teknik analisis data pada penelitian ini dilakukan dengan cara pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.rn Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa praktik pemasaran yang dilakukan oleh member Oriflame Tiens serta Praktik sistem bonus yang diberikan kepada para membernya sudah sesuai dan tidak bertentangan dengan kriteria yang telah ditentukan dalam Fatwa DSN MUI No. 75/DSN MUI/VII/2009. Hal ini terlihat dalam mekanisme pembagian bonus berdasarkan hasil kerja para member, tidak ada eksploitais secara sepihak, perekrutan bertujuan untuk memperluas jaringan, adanya penjualan yang rill, adanya pembinaan, serta tidak terdapat kegiatan money game yang hanya menguntungkan member yang sudah lebih lama bergabung.rnrnKata Kunci: Multi level marketing, Oriflame, Tiens
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM HILMIYAH |
| Department | Hukum Bisnis Syariah |
| Uncontrolled Keywords | Multi Level Marketing;Oriflame;Tiens |
| Divisions | Fakultas Ilmu Keislaman > S1 - Hukum Bisnis Syariah |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 18 Oct 2026 16:23 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 17:24 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/33425 |
