TRUNOJOYO-Tugas Akhir-40727-Abstract.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (113kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-40727-Cover.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-40727-Chapter1.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (167kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-40727-Chapter2.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (387kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-40727-Chapter3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (94kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-40727-Chapter4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (853kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-40727-Chapter5.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (735kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-40727-Conclusion.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (96kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-40727-References.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (115kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-40727-Appendices.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (211kB)
Abstract
Kawasan Gunung Bromo tidak hanya dikenal sebagai destinasi wisata, tetapi juga memiliki nilai budaya dan spiritual bagi masyarakat adat Tengger. Dalam penyelenggaraan upacara adat, terdapat interaksi antara tokoh adat Tengger dan pengelola wisata yang melibatkan perbedaan latar belakang, kepentingan, serta cara pandang terhadap kawasan Bromo. Interaksi tersebut membentuk proses komunikasi antarbudaya yang tidak hanya berfungsi sebagai sarana koordinasi, tetapi juga sebagai ruang terjadinya negosiasi identitas dalam mempertahankan nilai adat di tengah perkembangan pariwisata. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pola komunikasi antarbudaya serta menganalisis proses negosiasi identitas antara pengelola wisata dan tokoh adat Tengger dalam penyelenggaraan upacara adat. Penelitian ini menggunakan paradigma kontruktivis dengan jenis penelitian kualitatif dan metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi kasus. Teknik penentuan informan dilakukan secara purposive sampling dengan memilih informan yang terlibat langsung dalam penyelenggaraan upacara adat di kawasan Bromo. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Sementara, teknik keabsahan data menggunakan triangulasi sumber dan triangulasi teori untuk memperoleh data yang lebih valid dan kredibel.rnHasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa pola komunikasi dalam penyelenggaraan upacara adat di kawasan Bromo merupakan kombinasi pola rantai, pola roda, dan pola bintang, dengan pola bintang paling dominan. Dominannya pola bintang menunjukkan bahwa komunikasi berlangsung secara terbuka dan melibatkan berbagai pihak dalam proses koordinasi. Selain itu, hasil penelitian juga menunjukkan adanya proses negosiasi identitas antara pengelola wisata dan tokoh adat Tengger, dalam penelitian ini kelima dialektika negosiasi identitas Ting Toomey digunakan untuk melihat proses penyesuaian identitas, perbedaan kepentingan, serta upaya mempertahankan nilai budaya dan adat di tengah perkembangan pariwisata di kawasan Bromo.
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM ROBIATUL AULIYAH |
| Department | Ilmu Komunikasi |
| Uncontrolled Keywords | Pola komunikasi; negosiasi identitas; Bromo; yadnya; pengelola wisata; tokoh adat Tengger |
| Divisions | Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Budaya > S1 - Ilmu Komunikasi |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 18 Oct 2026 16:20 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 17:24 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/33413 |
