KOMUNIKASI KOLABORATIF SATUAN TUGAS DAN KELUARGA DALAM MEMBANGUN RESILIENSI DAN KEMANDIRIAN PASIEN ODGJ DI DESA MANDALA

NADYA WULANDARI (2026) KOMUNIKASI KOLABORATIF SATUAN TUGAS DAN KELUARGA DALAM MEMBANGUN RESILIENSI DAN KEMANDIRIAN PASIEN ODGJ DI DESA MANDALA. S1 thesis, Universitas Trunojoyo Madura.
[thumbnail of TRUNOJOYO-Tugas Akhir-40723-Abstract.pdf] PDF
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-40723-Abstract.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (576kB)
[thumbnail of TRUNOJOYO-Tugas Akhir-40723-Cover.pdf] PDF
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-40723-Cover.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (2MB)

Abstract

Perawatan berbasis komunitas bagi Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) masih menghadapi tantangan dalam membangun kemandirian pasien, meskipun berbagai intervensi medis telah diberikan. Studi pendahuluan menunjukkan bahwa dari 11 pasien yang diamati, sebagian besar belum mencapai kemandirian sosial. Temuan ini mengindikasikan bahwa permasalahan yang dihadapi tidak hanya bersifat klinis, tetapi juga berkaitan dengan belum optimalnya komunikasi antarpemangku kepentingan. Penelitian-penelitian sebelumnya masih terbatas pada kajian komunikasi interpersonal dan belum mengkaji komunikasi sebagai suatu sistem kolaboratif yang terintegrasi di antara para pemangku kepentingan. Keterbatasan tersebut menunjukkan adanya kesenjangan penelitian mengenai komunikasi kolaboratif sebagai sistem lintas aktor dalam konteks kesehatan jiwa berbasis komunitas.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis komunikasi kolaboratif antara Satuan Tugas (Satgas) dan keluarga dalam membangun resiliensi serta kemandirian pasien ODGJ. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan melibatkan 5 informan kunci serta observasi terhadap 11 pasien. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi kolaboratif yang terbuka, partisipatif, dan berkelanjutan berfungsi sebagai mekanisme koordinasi adaptif dalam merespons kondisi pasien, sehingga secara langsung berkontribusi terhadap penguatan resiliensi keluarga dan peningkatan kemandirian pasien. Secara teoretis, temuan ini menegaskan bahwa komunikasi kolaboratif tidak hanya berfungsi sebagai proses interaksi, tetapi juga sebagai elemen struktural dalam sistem pemulihan berbasis komunitas. Dengan demikian, komunikasi kolaboratif menjadi landasan utama dalam memperkuat sistem perawatan ODGJ berbasis komunitas yang adaptif dan berkelanjutan.

Item Type Thesis (Skripsi)
Thesis Type S1
Creators
Creators
NIM
NADYA WULANDARI
Department Ilmu Komunikasi
Uncontrolled Keywords Family resilience;Patient autonomy;ODGJ
Divisions Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Budaya > S1 - Ilmu Komunikasi
Additional Information elib mass import
Depositing User Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id
Date Deposited 18 Oct 2026 16:16
Last Modified 24 Oct 2026 17:24
URI https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/33400

Actions (login required)

View Item
View Item