TRUNOJOYO-Tugas Akhir-21837-170341100006-cover.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-21837-170341100006-bab 1.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (510kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-21837-170341100006-bab 2.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (677kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-21837-170341100006-bab 3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (762kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-21837-170341100006-bab 4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (842kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-21837-170341100006-bab 5.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (368kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-21837-170341100006-daftar pustaka.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (478kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-21837-170341100006-lampiran.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-21837-170341100006-abstrak.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (366kB)
Abstract
Proses produksi garam pada tahap-tahap tertentu terjadi pembentukan kristal garam kecil yang mengapung pada permukaan meja kristalisasi dan membentuk lapisan tipis. Kristal garam yang mengapung biasa disebut bunga garam oleh petani garam di Indonesia. Paradigma bunga garam di indonesia berbeda jauh dengan Negara lainnya seperti Australia,Prancis,dan Portugal. Bunga garam di berbagai Negara tersebut sangat diminati karena rasanya yang lebih gurih dibandingkan dengan garam biasa Bunga garam menurut petani garam di wilayah Madura menjadi salah satu kendala kadar natrium klorida (NaCl) rendah, hal ini menyebabkan bunga garam di sisihkan atau di buang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui terbentuknya bunga garam, parameter lingkungan terbentuknya bunga garam, ukuran rata-rata luas dan sebaran bunga garam, serta kandungan mineral bunga garam. Pengukuran parameter dilakukan di tambak garam di Desa Lembung Kecamatan Galis Kabupaten Pamekasan dan dilanjut analisa dilaboratorium untuk mengetahui kandungan mineral bunga garam dan pengukuran luas kristal garam. Terbentuknya bunga garam pada hasil penelitian terjadi pada pukul 08.00-14.00 WIB. Terbentuknya bunga garam mendapatkan nilai rata-rata paremeter fisika dan kimia. Parameter fisika nilai rata-rata selama pengamatan bunga garam yaitu kecepatan angin 1,761 m/s, kelembapan udara 66,36%, intensitas cahaya 299,67 Lux, suhu air 31,59oC, dan suhu udara 30,78oC. Nilai rata-rata parameter kimia terbentuknya bunga garam yaitu kadar air 14,343%, kadar natrium klorida (NaCl) 89,408%, kadara sulfat 16,82 g/mL, magnesium (Mg) 5,597 mg/kg, kalium (K) 9,862 mg/kg, timbal (Pb) 0,002 mg/kg, Kalsium (Ca) 0,618 mg/kg dan Natrium (Na) 35,282%. Ukuran rata-rata kristal bunga garam dan sebaran tertinggi pada ukuran 18-24 mm2 sebanyak 26-27%.
Kata Kunci : Karakteristik, Bunga Garam, Desa Lembung
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM WAFIYUDIN SYAHRI MUBAROK |
| Department | Kelautan |
| Uncontrolled Keywords | Karakteristik, Bunga Garam, Desa Lembung |
| Divisions | Fakultas Ilmu Kelautan > S1 - Ilmu Kelautan |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 18 Oct 2026 16:10 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 17:24 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/33376 |
