TRUNOJOYO-Tugas Akhir-40708-Abstract.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (84kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-40708-Cover.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-40708-Chapter1.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (137kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-40708-Chapter2.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (242kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-40708-Chapter3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (144kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-40708-Chapter4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (308kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-40708-Conclusion.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (90kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-40708-References.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (178kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-40708-Appendices.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (642kB)
Abstract
Penelitian ini mengkaji realisasi makna interpersonal melalui pilihan mood dalam pidato wisuda Elizabeth Banks. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi jenis-jenis mood yang digunakan dan fungsinya dalam merealisasikan makna interpersonal dalam pidato wisuda Elizabeth Banks. Penelitian ini berfokus pada metafungsi interpersonal dalam kerangka Linguistik Fungsional Sistemik yang diusulkan oleh Halliday dan Matthiessen (2004), yang didukung oleh Thompson (2014).rn Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Data diambil dari transkrip pidato wisuda Elizabeth Banks yang diunggah di YouTube resmi Universitas Pennsylvania, yang menghasilkan 313 klausa; dari jumlah tersebut, 291 klausa dipilih sebagai unit analisis sedangkan 22 klausa minor hanya direkam dan tidak dianalisis secara mendalam karena tidak memiliki struktur mood yang terbatas dalam kerangka SFL. Data dikumpulkan melalui analisis dokumen dengan menonton, mentranskripsikan, mengkodekan, dan mengklasifikasikan klausa. Analisis dilakukan menggunakan Miles & Huberman (1994) yang meliputi reduksi data, tampilan data, dan penarikan/verifikasi kesimpulan.rn Hasil penelitian menunjukkan bahwa mood deklaratif adalah jenis yang paling dominan, dengan 260 klausa, diikuti oleh mood interogatif dengan 17 klausa dan mood imperatif dengan 14 klausa. Dominasi mood deklaratif menunjukkan bahwa pembicara cenderung menyampaikan pernyataan, berbagi informasi, dan mengungkapkan pengalaman serta pandangan pribadi kepada audiens. Mood imperatif mencerminkan upaya pembicara untuk memberikan arahan dan dorongan kepada para lulusan, sementara mood interogatif berfungsi untuk membangun keterlibatan dan interaksi retoris dengan audiens. Studi ini menyimpulkan bahwa pilihan mood dalam pidato Elizabeth Banks secara signifikan mewujudkan makna interpersonal, memposisikan pembicara sebagai pemberi informasi sekaligus motivator bagi audiensnya.
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM ANGELIA PUTRI DWI PUSPITA SARI |
| Department | Sastra Inggris |
| Uncontrolled Keywords | SFL;interpersonal meaning;mood;commencement speech |
| Divisions | Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Budaya > S1 - Sastra Inggris |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 18 Oct 2026 15:59 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 17:24 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/33315 |
