TRUNOJOYO-Tugas Akhir-31814-ABSTRACT.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (115kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-31814-COVER.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (757kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-31814-CHAPTER 1.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (209kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-31814-CHAPTER 2.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (285kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-31814-CHAPTER 3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (180kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-31814-CHAPTER 4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (288kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-31814-CONCLUSION.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (115kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-31814-REFERENCES.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (180kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-31814-APPENDICES.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (113kB)
Abstract
Penindasan dalam budaya patriarki adalah akar di balik perjuangan perempuan yang disebut sebagai feminisme. Little Women karya Louisa May Alcott (2018) merupakan salah satu novel terkenal yang menggambarkan penindasan dan perjuangan. Penelitian ini akan berfokus pada penindasan dan perjuangan yang dihadapi oleh Jo March sebagai tokoh utama perempuan dalam novel Little Women karya Louisa May Alcott (2018). Sumber data dalam penelitian ini diambil dari novel Little Women (2018) karya Louisa May Alcott. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori feminisme radikal-libertarian dari Tong dan Botts (2018). Dalam penelitian ini, penulis juga menggunakan teori tentang karakteristik perempuan jalang dari Freeman (2020). Penelitian ini menggunakan penelitian kepustakaan untuk mengumpulkan data. Data dikumpulkan dengan membaca novel Little Women karya Louisa May Alcott (2018). Penulis menggunakan teori oleh Miles (2014) untuk melakukan analisis kualitatif terhadap data, yang meliputi kondensasi data, penyajian data, dan penarikan serta verifikasi kesimpulan. Data penelitian ini berasal dari monolog, dialog antar karakter, dan narasi penulis dari novel Little Women karya Louisa May Alcott (2018). Berdasarkan analisis data, ada dua poin dalam penelitian ini. Poin pertama adalah penulis mengetahui penindasan terhadap perempuan yang dialami oleh Jo March dalam novel Little Women oleh Louisa May Alcott yaitu penindasan mental, verbal, dan sosial. Poin kedua adalah penulis mengetahui hasil dari perjuangan Jo March yang merefleksikan feminisme radikal-libertarian yaitu perjuangan untuk ide dan perjuangan untuk wanita androgini.
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM SHESA KURNIA ILAHI |
| Department | Sastra Inggris |
| Uncontrolled Keywords | Little women;oppression;radical-libertarian feminism;struggle |
| Divisions | Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Budaya > S1 - Sastra Inggris |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 18 Oct 2026 15:58 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 17:24 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/33314 |
