TRUNOJOYO-Tugas Akhir-40702-Abstract.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (103kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-40702-Cover.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-40702-Chapter1.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (215kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-40702-Chapter2.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (250kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-40702-Chapter3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (251kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-40702-Chapter4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (301kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-40702-Chapter5.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (448kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-40702-Chapter6.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (230kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-40702-Chapter7.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (122kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-40702-References.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (190kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-40702-Appendices.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (3MB)
Abstract
Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan teknik pembingkaian (framing) media online Kompas.com dan Tempo.co terhadap pemberitaan kasus dugaan ijazah palsu Joko Widodo yang kembali mencuat pada Maret 2025. Kedua media dipilih karena merepresentasikan reputasi dan perspektif berbeda dalam mengonstruksi realitas sosial politik di Indonesia. Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan paradigma konstruktivisme atau interpretif. Analisis data dilakukan melalui model framing Zhongdang Pan dan Gerald M. Kosicki yang mengkaji empat struktur teks berita, yaitu sintaksis, skrip, tematik, dan retoris. Subjek penelitian berupa artikel berita pada periode Maret – Juni 2025, dengan sampel ditentukan melalui purposive sampling sebanyak lima teks dari masing-masing media yang terbit pada tanggal sama untuk dianalisis secara komparatif. Keabsahan data diuji menggunakan triangulasi sumber.rnHasil penelitian menunjukkan bahwa Kompas.com dan Tempo.co tidak sepenuhnya netral, melainkan sama-sama membangun narasi yang memperkuat citra Joko Widodo sebagai korban pencemaran nama baik, meski melalui strategi konstruksi teks yang berbeda. Kompas.com menonjolkan pendekatan institusional-prosedural dengan berfokus pada proses hukum, penyelidikan kepolisian, dan klarifikasi lembaga resmi (UGM dan SMAN 6 Surakarta), menggunakan diksi formal-objektif seperti "tuduhan", "dirugikan", dan "gelar perkara" untuk mengarahkan pemahaman rasional-sistematis. Sebaliknya, Tempo.co menggunakan pendekatan kontekstual yang menonjolkan dimensi politik dan emosional, menempatkan kutipan emosional Joko Widodo pada lead berita serta menggunakan diksi evaluatif dan dominasi narasumber dari pihak Joko Widodo untuk melemahkan kredibilitas pihak penuduh.rnPenelitian ini dapat disimpulkan bahwa kedua media mengonstruksikan tuduhan ijazah palsu sebagai isu yang lemah secara hukum dan tidak berdasar, dengan perbedaan strategi framing: Kompas.com melalui legitimasi prosedural hukum formal, sedangkan Tempo.co melalui penekanan dimensi politik, moral, dan emosional.
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM ANWAR ARYA WIJAYA |
| Department | Ilmu Komunikasi |
| Uncontrolled Keywords | Kata Kunci: Analisis Framing, Ijazah Joko Widodo, Kompas.com, Tempo.co, Keberpihakan Media. |
| Divisions | Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Budaya > S1 - Ilmu Komunikasi |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 18 Oct 2026 15:53 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 17:24 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/33294 |
