TRUNOJOYO-Tugas Akhir-21815-Dania Rahmatina-170521100027 fix-halaman-12-13.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (125kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-21815-Dania Rahmatina-170521100027(1)-halaman-1-24-68-914-18.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (403kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-21815-Dania Rahmatina-170521100027 fix-halaman-19-24.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (147kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-21815-Dania Rahmatina-170521100027 fix-halaman-25-43.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (216kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-21815-Dania Rahmatina-170521100027 fix-halaman-44-52.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (156kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-21815-Dania Rahmatina-170521100027 fix-halaman-53-61.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-21815-Dania Rahmatina-170521100027 fix-halaman-61-95.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (272kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-21815-Dania Rahmatina-170521100027 fix-halaman-96-98.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (94kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-21815-Dania Rahmatina-170521100027 fix-halaman-99-103.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (138kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-21815-Dania Rahmatina-170521100027(1)-halaman-104-107.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (413kB)
Abstract
Etnik Tionghoa dan etnik Madura memiliki kebudayan yang berbeda baik itu dari segi adat istiadat, kebiasaan bahkan agama. Perkawinan campuran yang terjadi antara etnik Tionghoa dan etnik Madura tentunya akan berimbas dalam pembentukan identitas religius anak. Karena hal tersebut penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana proses pembentukan identitas religius anak pada keluarga amalgamasi perkawinan campuran antara etnik Tionghoa dan etnik Madura yang ada di Kabupaten Bangkalan.
Penelitian ini menggunakan teori konstruksi sosial dari Peter L. Berger dan Thomas Luckmann. Metode yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Pengambilan subjek dalam penelitian menggunakan purposive sampling. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi non partisipan, wawancara tidak terstruktur dan dokumentasi pada saat penelitian.
Hasil penilitian ini menunjukkan bahwa proses pembentukan identitas religius anak dipengaruhi oleh peran keluarga, orang tua, teman bermain, sekolah dan lingkungan masyarakat terdekat. Keluarga amalgamasi percampuran etnik Tionghoa dan etnik Madura juga memiliki empat pola dalam proses pembentukan identitas religius anak yaitu orang tua yang membebaskan anak untuk memilih agamanya sendiri, orang tua yang menuntut anak untuk menganut agama yang sama, orang tua yang berbeda pendapat dalam membentukan identitas religius anak, dan yang terakhir dalam membentuk identitas anak bukan hanya orang tua yang memiliki peran, melainkan anggota keluarga lain. Mernurut Berger/Luckmann, proses pembentukan identitas religius anak dalam keluarga amalgamasi dapat dijelaskan melalui teori konstruksi sosial yang terdiri dari tiga tahapan yaitu eksternalisasi, objektivasi dan internalisasi.
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM DANIA RAHMATINA |
| Department | Sosiologi |
| Uncontrolled Keywords | Keluarga Amalgamasi, Konstruksi, Identitas Religius |
| Divisions | Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Budaya > S1 - Sosiologi |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 18 Oct 2026 15:45 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 17:24 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/33262 |
