TRUNOJOYO-Tugas Akhir-31762-Abstrak.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (189kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-31762-Cover.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (3MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-31762-Chapter1.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (306kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-31762-Chapter2.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (466kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-31762-Chapter3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (327kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-31762-Chapter4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (361kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-31762-Chapter5.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-31762-Conclusion.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (195kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-31762-References.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (627kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-31762-Appendices.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (683kB)
Abstract
ABSTRAKrnrnDewi Barokah Amalia. Program Studi Sosiologi. Hiperrealitas Dalam Foodstagram (Studi Fenomenologi Pada Food Vlogger Di Kota Bangkalan).rnPenelitian ini bertujuan untuk menyelidiki terjadinya aktivitas foodstagram yang dilakukan para food vlogger di Kota Bangkalan, dengan fokus bagaimana mereka membentuk hiperrealitas di media sosial Instagram. Aktivitas ini sering ditemui dalam konten masyarakat yang menampilkan beragam foto kuliner dengan menciptakan suatu citra yang memperoleh prestise tersendiri.rnPenelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan studi fenomenologi untuk mendalaminya. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan mengikuti pendekatan Miles dan Huberman yang terdiri dari tiga tahap yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan simpulan. Keabsahan data diperkuat dengan menggunakan triangulasi sumber untuk memverifikasi hasil. Selain itu, penelitian ini merujuk pada teori hiperrealitas dari Jean Baudrillard.rnHasil penelitian ini mengungkapkan bahwa aktivitas foodstagram tidak hanya sekadar representasi visual makanan, tetapi juga telah mengubah perspektif masyarakat terhadap aspek makanan dan gaya hidup seseorang. Media sosial menjadi alat utama bagi individu untuk menciptakan citra diri yang baru, unik, dan lebih baik daripada realitas sebenarnya. Dalam konteks ini, media sosial tidak hanya mencerminkan realitas, tetapi lebih cenderung menciptakan hiperrealitas (Ritzer, 2003). Orang-orang terperangkap dalam kondisi hiperrealitas yang mendorong mereka untuk terus-menerus melakukan pencitraan diri meskipun menyadari perbedaan antara realitas sebenarnya dan narasi yang mereka konstruksikan di dunia maya. Sebab, realitas buatan lebih meyakinkan dan telah menenggelamkan realitas yang asli itu sendiri.rnKata kunci: Hiperrealitas, Foodstagram.
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM DEWI BAROKAH AMALIA |
| Department | Sosiologi |
| Uncontrolled Keywords | Hiperrealitas;Foodstagram |
| Divisions | Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Budaya > S1 - Sosiologi |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 18 Oct 2026 15:31 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 17:24 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/33187 |
