TRUNOJOYO-Tugas Akhir-21800-BAB 4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (883kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-21800-BAB 5 (PENUTUP).pdf
Restricted to Repository staff only
Download (204kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-21800-DAFTAR PUSTAKA.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (196kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-21800-BAB 3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (592kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-21800-BAB 2.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (343kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-21800-BAB 1.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (439kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-21800-ABSTRACT.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (305kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-21800-COVER.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (615kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-21800-LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (882kB)
Abstract
Rif’ad Nur Anissah Anggraini, Strategi Pengembangan UMKM Kerajinan Topi (Studi Kasus: UMKM Kerajinan Topi di Desa Punggul, Kecamatan Gedangan, Kabupaten Sidoarjo). Di bawah bimbingan Selamat Joko Utomo S.E., M.E.
Pembangunan UMKM di berbagai negara maju dan berkembang tentunya memerlukan bermacam aspek dalam penerapannya. Peranan UMKM yang menjadi salah satu strategis perekonomian negara di Indonesia ini berasal dari sumbangan sektor dari berbagai wilayah salah satunya di Kabupaten Sidoarjo, Provinsi Jawa Timur. Pada kabupaten tersebut memberikan bantuan terhadap PDRB wilayah sebesar 261,46 persen dengan UMKM sebanyak 248.306 yang mana menjadi sebutan wilayah sebagai salah satu Kota UKM. Apalagi Kabupaten Sidoarjo memiliki 82 sentra UMKM yang tersebar di wilayahnya dan mampu membantu peningkatan perekonomian wilayahnya salah satunya di sentra UMKM kerajinan topi di Desa Punggul yang mana UMKM tersebut menghasilkan produk topi yang berjenis topi sekolah. Akan tetapi pada UMKM tersebut yang berkembang secara pesat juga mengalami permasalahan diantaranya yaitu pemodalan, jenis topi yang dihasilkan kurang beragam dan semakin minimnya pengrajin untuk menjadi regenerasi dalam mengembangkan UMKM tersebut. Tujuan penelitian ini dilakukan untuk mengetahui kondisi UMKM kerajinan topi di Desa Punggul dan merumuskan strategi pengembangan untuk diterapkan dalam mengembangkan UMKM tersebut agar tidak terjadi kepunahan.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan menggunakan metode analisis SWOT yaitu penggunaan matrik IFAS yang mencakup mengenai kekuatan dan kelemahan, matrik EFAS yang mencakup mengenai ancaman dan peluang dan matrik SWOT untuk membuat rumusan strategi untuk UMKM kerajinan topi.
Hasil penelitian ini yaitu kondisi pemodalan yang masih sulit didapatkan bantuan, kondisi produksi yang telah mampu memproduksi selain produk topi, kondisi teknologi yang telah menggunakan alat modern seperti mesin jahit dinamo, kondisi sumber daya manusia yang memberikan upah murah kepada tenaga kerja, dan kondisi pemasaran yang membaik yang mana telah menjualkan ke dalam maupun luar daerah dengan harga yang murah. Selain itu dari hasil matrik IFAS menunjukkan total skor dari kekuatan dan kelemahan sebesar 2,930 dan hasil matrik EFAS menunjukkan total skor dari peluang dan ancaman sebesar 2,421. Maka dapat disimpulkan dalam diagram SWOT posisi dari UMKM tersebut berada di kuadran I sehingga memnafaatkan kekuatan dan peluang yang mana mendukung kebijakan pertumbuhan strategi yang agresif.
Kata Kunci : UMKM, Strategi Pengembangan, EFAS, IFAS
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM RIF`AD NUR ANISSAH ANGGRAINI |
| Department | Ekonomi Pembangunan |
| Uncontrolled Keywords | UMKM, Strategi Pengembangan, EFAS, IFAS |
| Divisions | Fakultas Ekonomi dan Bisnis > S1 - Ekonomi Pembangunan |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 18 Oct 2026 15:27 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 17:24 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/33167 |
