TRUNOJOYO-Tugas Akhir-21795-abstrak.pdf
Download (96kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-21795-cover (2).pdf
Restricted to Repository staff only
Download (376kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-21795-Chapter 1.pdf
Download (213kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-21795-Chapter 2.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (267kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-21795-Chapter 3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (60kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-21795-Chapter 4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (399kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-21795-Chapter 5.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (510kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-21795-Conclution.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (34kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-21795-Reference.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (38kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-21795-Appendices.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (389kB)
Abstract
ABSTRAK
Nifta Alifatul Khotijah, NIM. 170531100098. Program Studi Ilmu Komunikasi
Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Budaya Universitas Trunojoyo Madura. Self�Healing Pasien Sembuh COVID-19 Dalam Membangun Komunikasi Dengan
Lingkungan Sekitarnya. Dibawah bimbingan dari Dr. Yuliana Rakhmawati, S.
Sos., M.Si.
COVID-19 masuk di Indonesia pada tahun 2020 dan menyebar sangat
cepat. Tingginya pemberitaan korban meninggal akibat COVID-19 menimbulkan
ketakutan berlebih sehingga muncul stigma yang cenderung kearah negatif dan
berdampak pada hubungan sosial pasien sembuh COVID-19 serta keterbatasan
komunikasi dengan lingkungan sekitarnya.
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana
pengalaman self–healing pasien sembuh COVID-19, dan bagaimana pasien
sembuh COVID-19 dalam membangun komunikasi dengan lingkungan sekitarnya.
Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi.
Informan dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Metode pengumpulan
data menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data
menggunakan metode IPA (Interpretative Phenomenology Analysis) dengan
menggunakan metode keabsahan data triangulasi sumber.
Hasil penelitian yang didapatkan yaitu self-healing dilakukan menggunakan
kekuatan fikiran, terapi olahraga, terapi dada, pendekatan spiritual keagamaan, self�healing dengan tertawa, bersyukur dan introspeksi. Membangun komunikasi
dengan lingkungan sekitar dengan cara mengikuti sholat berjamaah di masjid,
malakukan tegur sapa, bersilaturahmi ke rumah saudara, dan mengikuti kegiatan
sosial yang ada. Hal ini berkaitan dengan teori fenomenologi Alfred Schutz dengan
motif yang dapat digunakan untuk menggambarkan tindakan manusia atau individu
berdasarkan pengalaman terhadap fenomena yang pernah terjadi pada seseorang,
yaitu In-order-to-motive (Um-zu-Motiv) dan Because motive (Weil Motiv).
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM NIFTA ALIFATUL KHOTIJAH |
| Department | Ilmu Komunikasi |
| Uncontrolled Keywords | Self-healing, Penyintas COVID-19, Fenomenologi |
| Divisions | Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Budaya > S1 - Ilmu Komunikasi |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 18 Oct 2026 15:22 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 17:24 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/33141 |
