TRUNOJOYO-Tugas Akhir-40655-Abstract.pdf
Download (218kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-40655-Cover.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (713kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-40655-Chapter1.pdf
Download (194kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-40655-Chapter2.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (318kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-40655-Chapter3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (467kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-40655-Chapter4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (307kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-40655-Conclusion.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (220kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-40655-References.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (248kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-40655-Appendices.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (406kB)
Abstract
Daun kemangi (Ocimum basilicum L.) diketahui mengandung berbagai senyawarnfitokimia yang berpotensi sebagai antioksidan alami sehingga berpeluangrndimanfaatkan sebagai bahan fortifikasi pangan fungsional. Penelitian ini bertujuanrnuntuk menganalisis kadar air, kadar natrium klorida (NaCl), aktivitas antioksidan,rnkandungan fitokimia, serta menentukan formula terbaik pada garam fortifikasi bubukrndaun kemangi. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) satu faktorrndengan lima perlakuan, yaitu F0 (0%), F1 (5%), F2 (10%), F3 (15%), dan F4 (20%)rnbubuk daun kemangi. Pengujian meliputi analisis kadar air dengan metoderntermogravimetri, kadar NaCl menggunakan titrasi argentometri, aktivitas antioksidanrnmenggunakan metode 2,2-diphenyl-1-picrylhydrazyl (DPPH) yang dinyatakanrnsebagai nilai IC50, serta identifikasi fitokimia secara kualitatif. Data kuantitatifrndianalisis menggunakan ANOVA pada taraf kepercayaan 95% dan dilanjutkan denganrnuji Tukey apabila terdapat perbedaan nyata. Hasil penelitian menunjukkan bahwarnfortifikasi bubuk daun kemangi berpengaruh terhadap karakteristik garam fortifikasirnyang dihasilkan. Nilai kadar air berkisar antara 0,0855–0,1768%, sedangkan kadarrnNaCl berkisar antara 71,0725–94,0804%. Seluruh perlakuan menunjukkan aktivitasrnantioksidan yang tergolong sangat kuat dengan nilai IC50 sebesar 5,9540–6,1719rnppm. Hasil uji fitokimia menunjukkan bahwa alkaloid terdeteksi pada seluruhrnperlakuan, tanin terdeteksi pada F1–F4, steroid terdeteksi pada F2–F4, dan saponinrnterdeteksi pada F4, sedangkan flavonoid dan triterpenoid tidak terdeteksi.rnBerdasarkan metode indeks efektivitas De Garmo, perlakuan F4 (20% bubuk daunrnkemangi) merupakan formula terbaik karena memiliki kandungan fitokimia palingrnlengkap dengan aktivitas antioksidan yang tetap tergolong sangat kuat. Denganrndemikian, fortifikasi bubuk daun kemangi berpotensi meningkatkan nilai fungsionalrngaram sebagai sumber senyawa bioaktif alami
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM ABDUL WARITS RIYADI ALI |
| Department | Kelautan |
| Uncontrolled Keywords | Aktivitas Antioksidan, DPPH, Fitokimia, Garam Fortifikasi, Ocimum basilicum L |
| Divisions | Fakultas Ilmu Kelautan > S1 - Ilmu Kelautan |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 18 Oct 2026 15:08 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 17:24 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/33090 |
