TRUNOJOYO-KP-31709-210331100024-Laporan PKL.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (2MB)
Abstract
Gandum (Triticum spp) merupakan jenis tanaman serealia atau kelompok biji-bijian yang kaya akan karbohidrat serta dapat digunakan sebagai alternatif pengganti beras. Gandum umumnya diolah menjadi tepung terigu. Tanaman gandum lebih diminati dibanding sesama serealia yang lain karena memiliki kandungan gizi yang cukup tinggi diantaranya karbohidrat 60%- 80%, protein 6%-17%, lemak 1,5%-2,0%, mineral 1,5%-2,0% dan sejumlah vitamin (Fajri, 2017). PT. ISM, Tbk. Bogasari Flour Mills Surabaya merupakan salah satu perusahaan yang bergerak di bidang penggilingan gandum menjadi tepung terigu. Produk utamanya yaitu tepung terigu serta beberapa produk sampingan diantaranya yaitu, bran (dedak), pollard (bekatul), dan pellet sebagai makanan ternak. Bahan baku tepung terigu yang digunakan oleh PT. Indofood Sukses Makmur Tbk. Bogasari Flour Mills didatangkan dari negara lain seperti Kanada, Australia, Ukraine, Bulgaria, Argentina, India, dan Amerika. Kandungan tepung terigu yang diproduksi oleh PT. ISM, Tbk. Bogasari Flour Mills sudah dilengkapi dengan vitamin dan zat gizi sebagai mana ketentuan yang ada dalam Standar Nasional Indonesia (SNI). Berdasarkan Badan Pusat Statistik (BPS), kebutuhan Indonesia terkait impor gandum pada periode 2022-2023 tercatat sebesar 9,5 juta ton. Hal ini diperkirakan turun sebesar 19,9 dari periode 2021-2022 tercatat sebesar 11,23 juta ton. Adapun impor gandum di Indonesia dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor yaitu kurs, harga gandum internasional, dan jumlah konsumsi gandum (Cipta dan Asmara, 2023). Oleh karena itu diperlukan manajemen penyimpanan yang efektif agar dapat mempertahankan ketersediaan dan kualitas gandum. Tanpa adanya sistem manajemen penyimpanan yang efektif dapat mengakibatkan proses produksi terhambat sehingga pemenuhan kebutuhan konsumen tidak optimal. Manajemen penyimpanan bahan baku merupakan tata cara menata, menyimpan, dan memelihara produk baik produk pangan maupun non pangan secara efektif (Andika, 2022). Adapun fungsi dari manajemen penyimpanan yaitu sebagai perencanaan, pengadaan, penyimpanan, dan pengendalian persediaan bahan baku (Fauzi et al., 2022). Perencanaan penyimpanan yang baik mampu memberikan perusahaan dalam meminimalisir pengeluaran produksi serta menjaga kualitas bahan baku maupun produk jadi. Manajemen penyimpanan bahan baku gandum sangat penting, karena bahan baku gandum dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor diantaranya faktor musiman dan faktor harga yang fluktuatif (Panjaitan et al., 2012). Oleh karena itu perlu dilakukan upaya perencanaan yang lebih matang untuk menghindari kekurangan atau kelebihan persediaan. Praktik kerja lapang ini mengkaji gambaran umum perusahaan, mekanisme penyimpanan bahan baku, allowable storage time, dan wheat storage management di PT. ISM, Tbk Bogasari Flour Mills Surabaya.
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM ARIF DWI FEBRIANTO |
| Department | Teknologi Industri Pertanian |
| Uncontrolled Keywords | Gandum ; Tepung Terigu ; Penyimpanan Biji-bijian ; Metode Pengelolaan Penyimpanan ; Allowable Storage Time |
| Divisions | Fakultas Pertanian > S1 - Agroteknologi |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 18 Oct 2026 14:58 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 17:24 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/33044 |
