STUDI KARAKTERISASI PADA BEBERAPA VARIETAS TANAMAN MELON (Cucumis melo L.) di PT. BISI INTERNATIONAL. Tbk FARM KARANGPLOSO

Aliartyo Fransisco Galih Pramanda (2023) STUDI KARAKTERISASI PADA BEBERAPA VARIETAS TANAMAN MELON (Cucumis melo L.) di PT. BISI INTERNATIONAL. Tbk FARM KARANGPLOSO. S1 thesis, Universitas Trunojoyo Madura.
[thumbnail of TRUNOJOYO-KP-31694-200311100066-Laporan PKL.pdf] PDF
TRUNOJOYO-KP-31694-200311100066-Laporan PKL.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (647kB)

Abstract

Melon (Cucumis melo L.) adalah salah satu tanaman hortikultura buah- buahan dari famili Cucurbitaceae (Handayani dan Ashari, 2019). Melon termasuk dalam salah satu buah yang banyak dikonsumsi masyarakat Indonesia (Nasir dan Jufri, 2015). Buah melon termasuk buah yang umum dikonsumsi masyarakat, baik dikonsumsi dalam bentuk buah segar maupun olahan (Sari et al., 2019) Seiring dengan bertambahnya jumlah penduduk maupun meningkatnya pendapatan dan perubahan pola makan masyarakat Indonesia yang semakin membutuhkan buah segar sebagai salah satu menu gizi sehari-hari, diperkirakan konsumsi buah melon akan meningkat (Zulfikri et al., 2015). Melon adalah salah satu jenis buah yang memiliki kandungan vitamin dan mineral (Setiawati dan Bafdal, 2020). Daging buah melon mengandung 92,1% air; 1,5% protein; 0,3% lemak; 6,2% karbohidrat; 0,5% serat; 0,4% abu dan Vitamin A 357 IU (Daryono et al., 2016). Data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan produksi melon di Indonesia pada tahun 2020 mencapai 138.177 ton, pada tahun 2021 mencapai 134.717 ton, dan pada tahun 2022 mencapai 118.711 ton (BPS, 2022).
Salah satu kendala produksi melon yaitu ketersediaan benih. Pemenuhan benih melon yang dibudidayakan di Indonesia merupakan hasil impor dari luar negeri dan masih terbatas jumlahnya (Fajrina Kuswanto, 2019). Kelangkaan benih serta mahalnya benih melon disebabkan masih bergantungnya Indonesia terhadap benih melon impor dari negara di wilayah Asia seperti Jepang, Korea dan Taiwan (Daryono dan Nofriarno, 2018). Ketersediaan benih tersebut tidak terjamin. Hal ini menyebabkan upaya memproduksi benih melon dalam negeri perlu dilakukan. Benih yang dihasilkan harus unggul dan berkualitas, dengan harapan dapat menjadi pengganti benih impor (Fajrina dan Kuswanto, 2019).
Benih unggul dapat dihasilkan melalui suatu program pemuliaan tanaman. Perakitan varietas hibrida merupakan alternatif yang prospektif dalam upaya menghasilkan benih melon yang unggul. Melon hibrida mempunyai kelebihan dalam hal keseragaman buah, baik dalam hal bentuk buah maupun mutunya, daya tumbuh yang cepat serta memungkinkan diperoleh kombinasi peubah yang diinginkan pada satu tanaman (Ishak Daryono, 2018). Varietas unggul dihasilkan melalui suatu program pemuliaan tanaman. Perakitan varietas hibrida merupakan alternative yang menjanjikan dalam upaya menghasilkan benih melon yang unggul. Melon hibrida memiliki keunggulan dalam hal keseragaman buah yang tinggi baik dalam bentuk maupun mutunya, daya tumbuh yang cepat serta memungkinkan diporoleh kombinasi karakter yang diinginkan pada satu tanaman.

Item Type Thesis (Skripsi)
Thesis Type S1
Creators
Creators
NIM
Aliartyo Fransisco Galih Pramanda
Department Agroekoteknologi
Uncontrolled Keywords Botani Tanaman Melon ; Taksonomi Tanaman Melon ; Morfologi Tanaman Melon ; Syarat Tumbuh Tanaman Melon
Divisions Fakultas Pertanian > S1 - Agroekoteknologi
Additional Information elib mass import
Depositing User Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id
Date Deposited 18 Oct 2026 14:47
Last Modified 24 Oct 2026 17:24
URI https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/33001

Actions (login required)

View Item
View Item