TRUNOJOYO-Tugas Akhir -31687-200531100023-Cover.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (656kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir -31687-200531100023-Abstract.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (152kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir -31687-200531100023-Chapter1.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (126kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir -31687-200531100023-Chapter2.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (160kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir -31687-200531100023-Chapter3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (126kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir -31687-200531100023-Chapter4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (426kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir -31687-200531100023-Chapter5.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (347kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir -31687-200531100023-Conclusion.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (48kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir -31687-200531100023-References.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (184kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir -31687-200531100023-Appendices.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (143kB)
Abstract
ABSTRAKrnrnIndonesia dikenal sebagai negara dengan destinasi wisata yang beragam. Terdiri dari wisata alam, edukasi, sejarah, budaya, dan religi. Keunikan tempat wisata religi di Indonesia adalah adanya keterlibatan masyarakat dalam mengelola dan melestarikan destinasi tertentu. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk memahami keterlibatan masyarakat dalam konteks komunikasi partisipatif masyarakat lokal dalam pengelolaan wisata religi di Indonesia. Lokasi penelitian adalah Pesarean Aer Mata Ebu, sebuah tempat wisata religi di Bangkalan, Jawa Timur. Pemilihan destinasi tersebut merupakan hasil identifikasi sebelumnya terhadap beberapa destinasi wisata religi di Madura. Penelitian ini berfokus pada bentuk-bentuk partisipasi masyarakat yang terdiri dari tujuh ciri, yaitu partisipasi pasif, pemberian informasi, konsultasi, intensif materiil, fungsional, interaktif, dan self mobilization. Metode penelitian menggunakan deskriptif kualitatif dengan wawancara, observasi, dan dokumentasi yang relevan sebagai teknik pengumpulan data. Pendekatan teori yang digunakan merupakan penegasan dari teori komunikasi pembangunan partisipatif Paulo Freire. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi partisipatif dilakukan oleh masyarakat lokal berjalan dengan baik . Dimana masyarakat lokal memiliki hak yang sama, kerjasama, kesetaraan, dan demokrasi dalam pengelolaan wisata. Selain itu bentuk partisipasi masyarakat dengan memberikan informasi kepada pengunjung tentang destinasi wisata. Partisipasi melalui konsultasi juga cukup berjalan dengan baik dengan memberikan masukkan atau saran yang membangun. Selain itu, partisipasi yang intensif materiil juga berjalan memadai, merawat kebersihan situs makam, pengelolaan juru parkir, pengelolaan uang kas serta beberapa pedagang yang membuka kios di sekitar wisata untuk memenuhi kebutuhan pengunjung. Masyarakat juga memberikan bantuan pada acara tahunan yang disebut haul yang diadakan setahun sekali. Kontribusi tersebut sekaligus partisipasi dalam bentuk interaktif. Penelitian selanjutnya dapat menggali lebih dalam terkait faktor pendukung dan penghambat dalam pengelolaan Wisata Pesarean Aer Mata Ebu.rnrnKata Kunci : komunikasi partisipatif, wisata religi, berbasis komunitas, tujuan wisata
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM NUR QURANI MULIA |
| Department | Ilmu Komunikasi |
| Uncontrolled Keywords | komunikasi partisipatif, wisata religi, berbasis komunitas, tujuan wisata |
| Divisions | Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Budaya > S1 - Ilmu Komunikasi |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 18 Oct 2026 14:43 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 17:24 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/32979 |
