TRUNOJOYO-Tugas Akhir-40630-Abstract.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (125kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-40630-Cover.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (2MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-40630-Chapter1.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (218kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-40630-Chapter2.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (195kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-40630-Chapter3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (253kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-40630-Chapter4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (239kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-40630-Chapter5.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-40630-Conclusion.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (129kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-40630-References.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (129kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-40630-Appendices.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (130kB)
Abstract
Media sosial menjadi ruang yang mempengaruhi perubahan cara pandang masyarakat terhadap budaya, termasuk kebaya. Kebaya yang sebelumnya identik dengan pakaian tradisional formal kini mulai direpresentasikan sebagai bagian dari fashion modern dan gaya hidup generasi muda di media sosial, khususnya Tiktok. Konten – konten pada akun Tiktok @rumroijen menampilkan penggunaan kebaya dalam aktivitas sehari – hari seperti nongkrong, berjalan – jalan, menggunakna transportasi umum, hingga berada di ruang publik modern. Fenomena tersebut menunjukkan adanya perubahan makna kebaya di era digital. Tujuan penelitian ini adalah untuk merepresentasikan, menganalisis, mengidentifikasi, dan menyimpulkan makna kebaya kasual dalam konten Tiktok akun @rumroijen menggunakan analisis semiotika Roland Barthes. Analisis ini dilakukan melalui tiga tahapan pemaknaan, yaitu denotasi, konotasi, dan mitos. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan semiotika. Sumber data dan objek penelitian berupa konten video Tiktok akun @rumroijen beserta komentar audiens yang berkaitan dengan penggunaan kebaya dalam kehidupan sehari – hari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada tingkat denotasi, kebaya ditampilkan sebagai pakaian tradisional yang dipadukan dengan unsur fashion modern seperti jeans, boots, sneakers, dan aksesoris kontemporer dalam aktivitas sehari – hari. Pada tingkat konotasi, kebaya dimaknai sebagai simbol identitas budaya, modernitas, ekspresi diri dan rasa percaya diri. Pada tingkat mitos, kebaya dikonstruksi sebagai simbol perempuan Indonesia modern yang tetap terhubung dengan budaya lokal serta mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman. Selain itu, Tiktok berperan dalam membentuk representasi dan konstruksi makna baru terhadap kebaya melalui visual, caption dan interaksi audiens. Penelitian ini menunjukkan bahwa kebaya tidak lagi dipahami sebagai pakaian formal semata, tetapi sebagai media komunikasi identitas budaya, fashion modern, dan bentuk pelestarian budaya di era digital.
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM WITNES MADINATUL MIROJ |
| Department | Ilmu Komunikasi |
| Uncontrolled Keywords | kata kunci : Representasi kebaya, Semiotika Roland Barthes, Fashion Sebagai Komunikasi, Media Sosial Tiktok. |
| Divisions | Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Budaya > S1 - Ilmu Komunikasi |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 18 Oct 2026 14:43 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 17:24 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/32977 |
