TRUNOJOYO-Tugas Akhir-13052-14.01.111.00284_ABSTRACT_TOC.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (229kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-13052-14.01.111.00284_COVER.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (316kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-13052-14.01.111.00284_CHAPTER 1.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (276kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-13052-14.01.111.00284_CHAPTER 2.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (547kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-13052-14.01.111.00284_CHAPTER 3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-13052-14.01.111.00284_CONCLUSION.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (156kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-13052-14.01.111.00284_REFERENCES.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (208kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-13052-14.01.111.00284_APPENDICES.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (148kB)
Abstract
Bank syariah memberikan cashrebate (potongan) pada monthly facaility
charge (biaya bulanan) kartu syariah ketika pengguna dapat mempercepat
pelunasan tagihan. Namun, belum diketahui jenis akad yang digunakan dalam
pemberian cashrebate tersebut. Padahal pemberian cashrebate diumumkan pada
laman bank syariah. Oleh karena itu, dilakukan penelitian ini untuk memperoleh
kejelasan akad yang digunakan dalam pemberian cashrebate (potongan) serta
untuk memperoleh kejelasan pemberian cashrebate pada monthly facility charge
sudah sesuai dengan syarat dan ketentuan dalam Hukum Islam. Metode yang
digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian hukum normatif dengan
pendekatan peundang-undangan dan pendekatan analitis. Hasil penelitian
menunjukan akad yang tepat dalam pemberian cashrebate pada monthly facility
charge adalah akad ibra’ (pengguguran hutang), meskipun dalam praktik sering
disebut dengan muqhasah. Permasalahanya, akad ibra’ tidak dikenal dalam
Undang-undang Perbankan Syariah maupun Fatwa DSN-MUI. Oleh karena itu,
perlu pengaturan yang lebih jelas akad yang digunakan dalam pemberian
cashrebate agar tidak terjadi perbedaan tafsir istilah. Namun, pemberian
cashreabte mengandung unsur wa’ad (janji) ketika diumumkan di laman. Hal ini
memunculkan unsur wa’ad atas ibra’ yang diberikan dengan syarat dha’wa’ ta’
ajjal (percepat pembayaran dan potonglah). Wa’ad dalam dha’wa’ ta’ ajjal inilah
yang dilarang dalam syariah karena merupakan analogi terbalik dari riba.
Kata kunci: kartu syariah- cashrebate- dha’wa’ ta’ ajjal- ibra’- ujrah
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM YULI FINDA ROHANA |
| Department | Ilmu Hukum |
| Uncontrolled Keywords | kartu syariah ; cashrebate ; dha’wa’ ta’ ajjal ; ibra’- ujrah |
| Divisions | Fakultas Hukum > S1 - Ilmu Hukum |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 18 Oct 2026 14:34 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 17:24 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/32943 |
