TRUNOJOYO-Tugas Akhir-40612-Abstract.pdf
Download (200kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-40612-Cover.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (813kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-40612-Chapter1.pdf
Download (121kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-40612-Chapter2.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (128kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-40612-Chapter3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (462kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-40612-Chapter4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (892kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-40612-Conclusion.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (103kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-40612-References.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (159kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-40612-Appendices.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (635kB)
Abstract
Samudera Hindia merupakan wilayah dengan dinamika oseanografi yang kompleks akibat interaksi SEC, ITF, sistem monsun, dan IOD yang memicu terbentuknya mesoscale eddy. Keberadaan eddy memengaruhi distribusi nutrien, produktivitas primer, serta mekanisme BCP melalui perubahan konsentrasi klorofil-a dan POC. Penelitian berfokus pada respons vertikal kedua parameter tersebut terhadap posisi pengamatan di dalam struktur eddy masih terbatas karena sebagian besar studi hanya memanfaatkan data satelit permukaan. Penelitian ini bertujuan menganalisis variasi klorofil-a dan POC berdasarkan posisi BGC-Argo Float terhadap struktur eddy di Samudera Hindia bagian timur pada periode Januari–April 2024. Data yang digunakan meliputi BGC-Argo Float ID 2903467, data SLA dan arus geostropik, serta data GlobColour sebagai pendukung distribusi spasial dan validasi. Identifikasi eddy dilakukan menggunakan parameter Okubo–Weiss dan EKE, sedangkan estimasi POC dihitung menggunakan parameter optik bbp700. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variasi posisi BGC-Argo Float terhadap struktur eddy menghasilkan perbedaan karakteristik fisik kolom air, meliputi suhu, densitas potensial, MLD, dan stratifikasi yang berpengaruh terhadap distribusi vertikal klorofil-a dan POC. Cyclonic eddy cenderung meningkatkan konsentrasi klorofil-a dan POC melalui proses upwelling, sedangkan anticyclonic eddy menunjukkan penurunan konsentrasi di lapisan permukaan akibat proses downwelling disertai pembentukan maksimum bawah permukaan. Hasil validasi juga menunjukkan bahwa data GlobColour memiliki kesesuaian yang baik terhadap data BGC-Argo sehingga dapat digunakan sebagai data pendukung analisis spasial. Penelitian ini menunjukkan bahwa posisi BGC-Argo Float terhadap struktur mesoscale eddy berperan penting dalam mengontrol variasi vertikal klorofil-a dan POC serta memberikan pemahaman mengenai keterkaitan dinamika fisik dan proses biogeokimia di Samudera Hindia.
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM BABURRIZQIYAH |
| Department | Kelautan |
| Uncontrolled Keywords | Mesoscale eddy; BGC-Argo; klorofil-a; POC |
| Divisions | Fakultas Ilmu Kelautan > S1 - Ilmu Kelautan |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 18 Oct 2026 14:24 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 17:24 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/32903 |
