TRUNOJOYO-KP-31648-210331100113-Laporan PKL.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
Abstract
Cengkeh merupakan tanaman rempah yang telah diperdagangkan dan dibudidayakan dalam sektor perkebunan. Daun cengkeh belum dimanfaatkan secara maksimal dan masih dianggap limbah yang kurang berguna (Talahatu et al., 2015). Daun cengkeh memiliki kandungan minyak atsiri 1-4% yang dapat dimanfaatkan. Kandungan kimia dari daun cengkeh terdapat kandungan saponin, tannin, alkaloid dan glikosida flavonoid (Safitri Purnamawati, 2021). Minyak atsiri merupakan minyak hasil ekstraksi tumbuhan dari batang, bungan maupun daun. Minyak atsiri daun cengkeh dapat dihasilkan melalui metode destilasi (Wijaya et al., 2015). Kandungan minyak atsiri pada setiap daerah berbeda, hal ini dipengaruhi oleh rendemen yang dihasilkan oleh minyak atsiri tersebut (Sasongko dan Ahmadi, 2022). PT. Tjandi Sewu Baru, Kabupaten Blitar merupakan perusahaan yang bergerak di bidang penyulingan minyak atsiri cengkeh. PT. Tjnadi Sewu Baru terletak pada Desa Penataran, Kecamatan Nglegok, Kabupaten Blitar, profil perusahaan dapat dilihat pada Lampiran 1. PT Tjandi Sewu Baru memiliki tujuan untuk mengembangkan komoditas minyak cengkeh pada sektor agribisnis dalam menghasilkan produk minyak atsiri daun cengkeh yang bermutu tinggi dan dapat bersaing dipasaran. PT. Tjandi Sewu Baru belum menerapkan standar sanitasi pada proses produksi minyak atsiri daun cengkeh. Sanitasi adalah upaya dalam menangani beberapa faktor lingkungan yang bedampak terhadap perkembangan fisik dan kesehatan manusia (Rahmawati et al., 2018). Pentingnya penerapan sanitasi pada pengolahan minyak atsiri daun cengkeh yaitu dapat meningkatkan kualitas ruang produksi, mencegah kontaminasi terhadap produk dan mesin pengolahan, menjaga kualitas produk yang dihasilkan, melindungi kesehatan dan kemanan pekerja, serta menjaga kebersihan lingkungan sekitar. Standar sanitasi yang digunakan yaitu Standard Sanitation Operating Procedure (SSOP). Analisis penerapan sanitasi di PT. Tjandi Sewu Baru pada pengolahan minyak atsiri daun cengkeh meliputi pengamatan standar air, kondisi dan kebersihan permukaan yang kontak dengan bahan baku, pencegahan kontaminasi silang serta mengamati fasilitas pencuci tangan, sanitasi dan toilet. Penerapan sanitasi mengamati adanya pengawasan bahan baku dan produk dari bahan-bahan kontaminan dan pelabelan, penyimpanan dan penggunaan bahan toksin yang benar. Penerapan sanitasi juga mengamati adanya kondisi kesehatan karyawan serta upaya yang digunakan untuk menghilangkan hama pengganggu dari unit pengolahan minyak atsiri daun cengkeh.
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM MEIDA IZZADATUL BUKHORI |
| Department | Teknologi Industri Pertanian |
| Uncontrolled Keywords | Sanitasi industri ; Proses Produksi ; Minyak Atsiri ; Daun Cengkeh ; Standard Sanitation Operating Procedure (SSOP) |
| Divisions | Fakultas Pertanian > S1 - Agroteknologi |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 18 Oct 2026 14:11 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 17:24 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/32854 |
