TRUNOJOYO-Tugas Akhir-32709-appendices.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-32709-references.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (458kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-32709-conclusion.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (367kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-32709-chapter 4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (542kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-32709-chapter 3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (594kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-32709-chapter 2.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (470kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-32709-chapter 1.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (458kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-32709-cover.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-32709-abstrak.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (531kB)
Abstract
Kacang tanah (Arachis hypogeae L.) adalah tanaman leguminoceae yang sudah dikenal dan dibudidayakan di Indonesia. Budidaya kacang tanah cukup menjanjikan, namun produksi yang dihasilkan masih rendah, salah satu penyebabnya ialah nutrisi. Nutrisi yang sangat dibutuhkan oleh kacang tanah ialah fosfor (P), yang berfungsi dalam pembentukan biji. Oleh karena itu, diperlukan pemupukan P untukrnmeningkatkan hasil produksi kacang tanah di Kabupaten Bangkalan khususnya di Desa Socah dengan jenis tanah mediteran. Penelitian dilaksanakan di KebunrnHortikultura tepatnya di Desa Socah, Kabupaten Bangkalan, Madura dari bulan Maret Mei 2021. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) faktorial dengan faktor pertama pemberian dosis pupuk SP-36 (A0 0 kg/ha, A1 100 kg/ha, A2 200kg/ha), dan faktor kedua pengaturan populasi tanaman (B1 333.333 tanaman/ha, B2 250.000 tanaman/ha, B3= 200.000 tanaman/ha). Data yang telah diperoleh dianalisis dengan Analisis Of Varience (Anova), yang dilanjutkan dengan Duncan’s Multiple Range Test (DMRT) taraf 5%. Hasil analisis sidik ragam menunjukkan perlakuan dosis pupuk (faktor A) berpengaruh nyata terhadap variabel pengamatan bobot kering tanaman, jumlah polong dan jumlah polong isi. Populasi tanaman (faktor B) hanya berpengaruh nyata terhadap variabel bobot kering biji. Hasil penelitian ini menunjukkan pemupukan SP-36 dengan dosis 200 kg/ha memberikanrnkecenderungan hasil yang tertinggi.
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM NAJIB MUSTHOFA |
| Department | Agroekoteknologi |
| Uncontrolled Keywords | Kacang tanah;Pupuk P;Populasi tanaman |
| Divisions | Fakultas Pertanian > S1 - Agroekoteknologi |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 19 Oct 2026 12:04 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 16:46 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/3281 |
